| Minggu, 08 Agustus 2004 | OLAHRAGA |
PSSB Tampil Tanpa Beban untuk Hindari DegradasiJEPARA-Meskipun berada di urutan paling bawah klasemen sementara Kompetisi PSSI Divisi I Wilayah Barat, PSSB Beureun siap mengalahkan Persijap yang ada di papan atas, pada pertandingan yang akan berlangsung sore ini di Stadion Kamal Djunaidi. Kesiapan itu disampaikan pelatih Bachtiar Yuly usai melatih skuadnya, kemarin. Tim asal Naggroe Aceh Darussalam itu membawa 18 pemain. Mereka tiba di Jepara, Kamis (5/8) lalu, dan tinggal di Hotel Jepara Indah Jl HOS Cokroaminoto. Dengan pola 3-5-2, pelatih yang pernah menjadi anak asuh pelatih Persijap Rudy William Keltjes di klub Bentoel Galatama pada 1993 itu optimistis pasukannya bisa menyusahkan pertahanan tuan rumah. Terlebih, lanjut Bachtiar, secara psikologis anak-anak asuhannya tidak punya beban sedikit pun. "Kami yang sekarang ada di zona degradasi dengan menyisakan enam pertandingan, sangat berat untuk bisa menembus papan tengah klasemen. Karena itu kami tekankan kepada anak-anak untuk tidak terlalu terbebani. Ini salah satu modal untuk meraih kemenangan," katanya. Dari 18 pemain yang ada, Bachtiar akan memasang gelandang serang asal Liberia Armah Koramah untuk mengobrak abrik pertahanan lawan. Pemain bertenaga prima dan berteknik di atas rata-rata ini selain dapat mengatur serangan juga memiliki naluri cetak gol tinggi. Setidaknya itu yang terlihat saat latihan. Kapten kesebelasan yang berposisi sebagai stopper Mohammad dipercaya untuk menghentikan serangan-serangan lawan. Pemain asing lain yang akan diandalkan Bachtiar di lini pertahanan adalah Fabiano. Pemain bertemperamen cool asal Negeri Samba, Brasil ini akan membantu sang kapten untuk menghentikan serangan. Manajer Teuku Burhanudin yang ikut mendampingi Mohammad dkk saat latihan juga berharap timnya bisa menang untuk menghindari degradasi. (mds-22) |