| Minggu, 08 Agustus 2004 | OLAHRAGA |
PKT Manfaatkan Pencoretan DarwinSEMARANG-PKT Bontang tidak mau menyerah begitu saja lawan PSIS di Stadion Jatidiri, Minggu sore ini. Meskipun bermain di kandang lawan, namun anak-anak asuhan Zulkarnaen Pasaribu itu tetap bertekad mencuri poin. Kemenangan 2-0 pada putaran pertama lalu membangkitkan semangat dan kepercayaan diri pemain. Sukses itu diharapkan mereka ulang pada pertandingan sore ini, dengan memanfaatkan kondisi lawan yang sedang terganggu oleh masalah pencoretan Darwin Perez. "Tentu saja kami ingin menang. Kuncinya, pemain harus fight dan disiplin. Kondisi mereka yang sedang kurang bagus akibat pencoretan pemain itu harus kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mencuri poin," ungkap asisten pelatih Amran seusai mencoba lapangan Jatidiri, Sabtu kemarin. Meski optimistis bisa curi poin, namun PKT tetap akan mewaspadai kebangkitan pasukan Mahesa Jenar. Kekalahan di dua pertandingan tandang lalu bisa melecut semangat dan motivasi Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan. Dipastikan mereka tidak ingin kalah untuk kali ketiga. Apalagi pertandingan tersebut dilakukan di depan pendukungnya sendiri. "PSIS masih tim yang bagus. Mereka pasti ingin menang setelah mengalami dua kali kekalahan di pertandingan tandang. Karena itu, kami harus mewaspadai kebangkitan mereka," kata mantan pemain PSIS itu. Fair Play Menghadapi pertandingan itu, Zulkarnaen Pasaribu bisa sedikit lega. Sebab, lini belakang akan semakin kokoh dengan kembalinya Etoga setelah terkena akumulasi kartu kuning. Apalagi ditambah dengan kehadiran striker baru asal Nigeria, Kono Christian. Lini depannya diharapkan bisa semakin tajam dengan kehadiran Kono. Rencananya, Kono akan diturunkan di babak kedua untuk mendampingi Camara Fode. "Kehadiran Kono menambah kekuatan tim. Namun, sepertinya kami belum bisa menurunkannya full time. Kemungkinan besar, hanya di babak kedua saja," katanya. Amran optimistis timnya bisa mengimbangi permainan tuan rumah, karena semua personelnya bisa tampil. Hal itu akan membuat pertandingan berjalan seru dan menarik. Hanya saja, dia sedikit mengkhawatirkan adanya faktor nonteknis. "Tentu saja kami ingin pertandingan berjalan fair play. Sebab, jika fair play, peluang kami untuk mencuri poin di kandang lawan sangat besar," tandasnya.(H13-22) |