| Minggu, 08 Agustus 2004 | OLAHRAGA |
Waspadai Camara!SEMARANG-PSIS harus mewaspadai aksi striker haus gol PKT Bontang, Camara Fode. Sebab, pemain asal Guinea itu mempunyai kecepatan dan insting gol yang tinggi. Ketajamannya itu terbukti dari 13 gol yang sudah diciptakannya dalam Kompetisi Liga Bank Mandiri 2004 ini. Bisa jadi, saat lawan PSIS nanti motivasinya akan semakin tinggi. Sebab, dia juga berambisi menambah perbendaharaan golnya agar bisa menjadi top scorer, menggeser Emanuel de Porras yang mengoleksi 14 gol. "Dia sangat berbahaya, sehingga patut diwaspadai. Selain cepat, dia juga mempunyai insting gol yang tinggi," ujar striker andalan pasukan Mahesa Jenar, Indriyanto Nugroho. Mantan pemain PSSI Primavera itu yakin, pelatih Herry Kiswanto sudah mempunyai senjata untuk mematikan pemain bertubuh jangkung itu. Paling tidak, pressing ketat harus diberikan kepada Camara agar tidak bisa bergerak dan melepaskan tembakan ke gawang. Tentu saja, itu juga harus ditunjang dengan disiplin yang tinggi dari para pemain belakang. "Saya percaya, pelatih sudah punya strategi yang jitu untuk mematikan Camara," tegasnya. Akumulasi Celakanya, lini belakang PSIS tidak akan diperkuat oleh Fofee Camara di pertandingan itu. Sebab, pemain asal Liberia tersebut mendapat akumulasi kartu kuning. Tentu saja, kekuatan lini belakang PSIS akan sedikit berkurang. Namun, Indriyanto tidak begitu mengkhawatirkan kondisi itu. Sebab, Herry sudah menyiapkan pemain pengganti yang kemampuannya hampir sama dengan Fofee. "Tanpa Fofee, kekuatan lini belakang memang sedikit berkurang. Namun, saya percaya pemain pengganti bisa menjalankan tugasnya secara baik dalam mengawal pertahanan PSIS," kata mantan pemain Persijatim Solo FC itu. Dicoretnya Darwin Perez dari skuad tim dinilainya tidak akan memengaruhi permainan PSIS. Bahkan, pemain yang akrab disapa Nunung itu melihat para pemain lainnya tetap enjoy. Mereka tidak mempermasalahkan pencoretan tersebut. Bahkan, dengan kehadiran Esaiah Pello Benson, para pemain bertambah percaya diri. Hal itu bisa dilihat dalam latihan sebelum pertandingan. "Kami tetap enjoy. Tidak ada masalah dengan pencoretan Darwin. Kami tetap akan main fight dan berusaha maksimal untuk mempersembahkan kemenangan kepada masyarakat Semarang. Kami tidak ingin kalah lagi," tandasnya. (H13-22) |