| Sabtu, 07 Agustus 2004 | SALA |
OJOLALIDua Penjual Togel DitangkapWONOGIRI--Lagi, dua penjual kupon judi togel ditangkap dalam lanjutan gelar operasi pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan Polres Wonogiri. Kapolres AKBP Drs Subandi SH didampingi Kasatreskrim AKP Hanafi Umar SH, Jumat (6/8) menyatakan, kedua tersangka yaitu Mulyadi (22) dan Gimo (39), warga Kelurahan Giriwono Kecamatan Wonogiri Kota. Dari tersangka polisi menyita barang bukti bendel kupon togel, keplek ramalan, buku tafsir mimpi, kertas karbon, dan uang taruhan Rp 18.500. ''Tampaknya keduanya nekat berjualan untuk mendapatkan omzet tinggi selagi para penjual togel yang lain tutup karena takut razia,'' tambah Kasatrekrim AKP Hanafi Umar SH. Sebelumnya, atas instruksi Kapolres, bisa diringkus enam penjual togel dari berbagai kota kecamatan. Mereka ditangkap lengkap dengan barang buktinya, yaitu kupon togel, bendel ramalan, dan uang penjualan. (P27-49e) Hari Ini Undian Tamades BPRWONOGIRI--Pada Sabtu (7/8) ini, menurut rencana akan digelar pengundian Tabungan Masyarakat Desa (Tamades) Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR-BKK) 2004. Kabag Sosial Ekonomi (Sosek), Drs H Supatno MM, selaku pembina BPR-BKK menyatakan, undian Tamades kali ini menyediakan hadiah 5 sepeda motor, 10 kulkas, 15 TV, masing-masing 18 tape compo dan sepeda gunung, serta 22 kompor gas. Hadiah sebanyak itu akan diperebutkan oleh 56.310 dari 61.468 nasabah Tamades di 22 BPR-BKK yang saldo tabungannya memenuhi syarat untuk mengikuti pengundian. Rencananya, undian akan dibuka resmi Bupati H Begug Poernomosidi SH dan teknis pengundiannya akan dipimpin oleh notaris Nur Saptanti SH. Total saldo Tamades Wonogiri Rp 52,969 miliar dan total saldo yang berhak mengikuti undian Rp 51,748 miliar. (P27-49e) Kakek Tercebur JurangWONOGIRI--Kakek Parsoredjo (100), warga Dusun Soka Desa Pucung Kecamatan Eromoko, Wonogiri, dilaporkan tercebur jurang terjal sedalam 85 meter. Muspika Eromoko, Jumat (6/8) menyatakan, meski tercebur jurang yang dalam, lelaki tua itu selamat. Dia bisa diangkat oleh Tim SAR Polres pimpinan Aiptu Mulyadi. Diduga dia terjerumus ke dasar jurang ketika berusaha mencari dedaunan untuk pakan kambing peliharaannya. Kasus ini kali pertama diketahui oleh saksi Wari (22) yang menemukan kaus dan tongkat milik Mbah Parso yang tertinggal di mulut jurang. Kejadian itu segera dilaporkan warga kampung dan pamong desa ke Polsek Eromoko. Namun, masyarakat bersama aparat Polsek kesulitan saat akan menolong Mbah Parso. Lalu, hal itu diaporkan kepada Tim SAR Polres Wonogiri yang memiliki peralatan lengkap. Dengan tali panjat tebing, akhirnya Mbah Parso bisa diangkat dalam keadaan selamat. (P27-49e) |