| Sabtu, 07 Agustus 2004 | MURIA |
"I Love Indonesia, Don't Forget Jepara""SIAPA yang tahu bahasa Inggrisnya aku cinta Indonesia?" tanya Dra Listiani, pemandu acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) kepada ratusan anak TK/RA dan SD yang memadati lokasi wisata Pantai Kartini, Jepara, kemarin. Dengan spontan anak-anak yang masih lugu dan berwajah ceria itu berjingkat mengangkat tumit untuk beradu tinggi mengangkat jari telunjuk ingin menjawab pertanyaan "mudah" yang diberikan pemandu acara. Dari kiri panggung seorang gadis cilik berumur 8 tahun saat ditunjuk, dengan berani langsung berjalan ke atas panggung memegang mikrofon yang diberikan pemandu. Dengan fasih dia menjawab, "I Love Indonesia." Pertanyaan pun dikembangkan, "Apa bahasa Inggrisnya, jangan lupa Jepara? Si kecil itu lagi-lagi dengan cekatan menjawab, "Don't Forget Jepara." Hadirin yang sebagian besar anak-anak, wali murid, jajaran Pemkab Jepara, dan perwakilan instansi-instansi pemerintah itu pun merespons dengan tepuk tangan serempak. Sebelum acara resmi dimulai, belasan lagu anak disuguhkan kepada hadirin. Anak yang berada di panggung bernyanyi, sementara yang di bawah menari-nari gembira. Angin teduh yang berembus dari Pantai Kartini, membuat anak-anak betah dan enjoy. Pagi hari kemarin pusat kota Jepara benar-benar milik anak-anak sekolah. Bagaimana tidak? Sejak pukul 07.00 setiap jalan protokol di pusat kota dipenuhi anak-anak SD dan SMP yang sedang mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka Menyambut HUT Ke-59 RI. Di sepanjang jalan menuju ke Pantai Kartini lalu lalang anak yang akan mengikuti peringatan HAN tampak ramai. Meskipun peringatan itu diselenggarakan oleh Pemkab Jepara, dalam hal ini Dinas P dan K Kabupaten mundur 13 hari, tidak mengurangi antusias anak-anak dalam mengapresiasi hari ceria itu. "Maklum, pagi ini (kemarin-Red) anak-anak tidak mendapatkan pelajaran. Begitu tiba di sekolah mereka digiring ke sini," kata salah seorang wali murid yang menunggui putranya yang sedang menari di panggung. Acara itu dibuka oleh Bupati Jepara Drs H Hendro Martojo MM. Saat memberikan sambutan Bupati dikelilingi 80-an anak yang juga berada di atas panggung. "Kami bersama berharap, mudah-mudahan anak-anak senantiasa sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan bisa meneruskan estafet generasi dengan baik," ujar Bupati. Acara itu dikemas dalam Gebyar Anak Indonesa dengan tema "Berikan Kami Kesempatan untuk Tumbuh dan Berkembang menjadi Anak Indonesia yang Tangguh, Sehat, Cerdas, Ceria, dan Berakhlak Mulia". Satu jam sebelum acara mulai, anak-anak mengikuti sejumlah lomba kreativitas, antara lain lomba mewarnai cepat, menggambar cepat, menyanyi, dan membaca puisi tingkat TK/RA/play group dan SD.(Muhammadun Sanomae-15j) |