logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 07 Agustus 2004 EKONOMI
Line

Meneg BUMN Diminta Segera Tunjuk Dirut Garuda

JAKARTA- Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) meminta Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Laksamana Sukardi untuk segera menunjuk Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia.

"Jika ini dibiarkan berlarut-larut, sifat sinergi karyawan dan manajemen akan terganggu. Pengumuman pergantian direksi yang gagal menjadi dilema dan pertanyaan besar karyawan. Prioritas utama karyawan tetap pada keselamatan penerbangan," papar Sekretaris Jenderal Sekarga, Tarbiyanto di Jakarta, kemarin.

Terungkap, bahwa bila posisi Dirut Garuda Indonesia dibiarkan lowong hingga menunggu hasil pemilihan umum presiden September mendatang. Hal itu dikhawatirkan akan mengancam kewajiban pembayaran utang sebesar 120 juta dolar AS per tahun dan kesiapan menghadapi peak season seperti lebaran dan haji, serta open sky policy 2006.

"Kalau menunggu sampai September, bisa-bisa Garuda tidak bisa menerbangkan pesawat lagi dari Medan ke Jakarta seperti maskapai lainnya," katanya.

Ketua Asosiasi Pilot Garuda Indonesia, Arie Sapari mengungkapkan, bahwa dirinya mengkhawatirkan adanya persaingan antarmaskapai penerbangan dengan tawaran lowongan kerja untuk pilot dan teknisi Garuda. "Ini mengkhawatirkan, tapi kami tidak bisa mencegah," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, APG menegaskan keinginan karyawan terhadap kejelasan pimpinan Garuda. Kata dia, siapapun boleh menjadi direktur utama asalkan memenuhi kriteria yang ditentukan para karyawan, yaitu pimpinan yang mengerti industri penerbangan, dan dapat diterima karyawan agar dapat bersinergi dan saling percaya untuk dapat keluar dari kemelut perusahaan penerbangan itu. (bn-82)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA