| Sabtu, 07 Agustus 2004 | EKONOMI |
PPA Akan Tawarkan Permata ke LondonJAKARTA- PT Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA) akan menawarkan saham Bank Permata ke investor di London, Inggris, melalui penjajakan pada pertengahan atau minggu ketiga Agustus ini. Demikian diungkapkan Wakil Direktur PT PPA, Raden Pardede, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, PPA juga sudah melakukan hal serupa ke Singapura dan Hong Kong. Pardede mengatakan, investor di Singapura dan Hong Kong memberi respons yang baik dengan memberikan surat request for qualification. "Surat itu menunjukkan keseriusan minat investor di dua negara tersebut terhadap saham Bank Permata," katanya. Selanjutnya dia mengungkapkan, akan membalas surat itu dengan mengirimkan info memo yang akan ditandatangani oleh masing-masing investor sebagai tanda persetujuan rahasia dengan memperoleh data-data seputar Bank Permata. Kunjungan ke London, Inggris juga diharapkan bisa menyaring minat para investor di sana. PT PPA membuka penawaran penjualan saham Permata hingga akhir Agustus. Hingga saat ini, lima investor lokal dan lebih dari tujuh investor asing sudah menyatakan minatnya membeli saham Permata. Pada akhir Agustus pihaknya sudah bisa memperoleh daftar calon investor yang berminat itu. "Mungkin daftarnya kurang dari 10, kami akan perhatikan yang paling serius," tuturnya. Setelah itu, PPA mulai menguji tuntas para penawar tersebut. Seluruh data bank ini akan dibeberkan di depan para investor. Karena Bank Permata berasal dari gabungan lima bank, maka para investor akan melihat dokumen dari masing-masing bank. PPA akan menjual 51% saham Bank Permata melalui penjualan strategis dan 20% lainnya dijual melalui bursa. Besarnya saham yang dijual ini sudah mendapat persetujuan dari DPR saat pembubaran Badan Penyehatan Perbankan Nasional, beberapa waktu lalu. Sementara itu, dari Kantor PPA diperoleh keterangan, bahwa Manajemen PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mulai 13 Agustus akan mengirimkan info memo mengenai PT Bank Permata Tbk kepada investor yang dianggap berminat. Disebutkan, bahwa pada 13 Agustus akan ditetapkan sebagai batas waktu penyerahan indicative interest oleh calon investor. Selanjutnya PPA akan menyeleksi dengan melakukan short listed atau pencoretan peminat yang dinilai tidak memenuhi persyaratan dari para calon investor yang ada. PPA tidak semata-mata memperhatikan masalah harga dalam menentukan pemenang divestasi Bank Permata. Selain harga, PPA juga akan mempelajari komitmen investor pada bank mapun pengalaman mengelola bank. Didapat juga informasi, bahwa PT Astra International Tbk akan menggunakan kas internal untuk membiayai akuisisi saham PT Bank Permata Tbk. (bn-82) |