| Rabu, 04 Agustus 2004 | SALA |
Diduga Korban Penculikan Seorang Gadis Jadi LinglungWONOGIRI - Nasib kurang baik menimpa Nuryani (15), asal Dusun Pucung Desa Balepanjang Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri. Gadis berparas manis lulusan SD itu kemarin linglung. Diduga gadis itu shock setelah diboncengkan sepeda motor oleh pemuda yang belum dia kenal. Beredar kabar dia menjadi korban penculikan. Peristiwa itu berawal dari adanya pemuda bersepeda motor yang menuju ke arah Jatipurno. Pemuda itu menawarkan akan mencarikan pekerjaan Nuryani. Putri keluarga Pardi (45) yang sehari-hari menganggur itu pun tertarik dan berminat terhadap tawaran tersebut. Dia dijanjikan akan dicarikan pekerjaan sebagai pramuniaga di Swalayan Larasati di Kota Karanganyar dengan gaji Rp 600.000 per bulan. Ternyata, tawaran kerja itu tidak saja diminati oleh Nuryani, tapi juga diminati tiga rekannya sekampung. Untuk merealisasikan janji itu, pemuda tersebut kemudian membawa Nuryani ke Karanganyar dengan mengendarai sepeda motor. Ketiga gadis yang lain diminta naik mobil angkutan umum dan dijanjikan bertemu di Ngadirojo. Namun, hingga malam hari ternyata pemuda tersebut tidak juga nongol. Karena sudah malam, mereka memutuskan kembali ke Jatipurno. Adapun Nuryani sejak dibonceng sepeda motor, tak diketahui nasibnya, entah dibawa ke mana. Pencarian pun dilakukan orang tua gadis itu dibantu keluarga dan tetangga. Namun, usaha itu gagal menemukan Nuryani. Empat hari kemudian, Nuryani diantar polisi yang menemukan dia telantar menggelandang di masjid Solo. Sejak ditemukan dan dikembalikan ke rumah orang tuanya di Jatipurno Wonogiri, perangai Nuryani berubah. ''Sampai sekarang dia masih sulit ditanyai,'' kata Kepala Desa (Kades) Balepanjang, Suparno, Selasa (3/8). Kapolres Wonogiri AKBP Drs Subandi SH telah memerintah Kasatreskrim AKP Hanafi Umar SH pergi ke Jatipurno untuk menyelidiki sejauh mana kebenaran informasi bahwa Nuryani menjadi korban penculikan. (P27-80e) |