logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Agustus 2004 SALA
Line

Rute Angkutan Umum Dialihkan

MANAHAN - Sejak musibah kebakaran Pasar Nusukan, arus lalu lintas di sekitar pasar menjadi semrawut. Ruas jalan yang sempit sedangkan volume kendaraan cukup tinggi, menjadikan lalu lintas di kawasan itu ruwet. Untuk mengatasi itu, Pemerintah Kota Surakarta membentuk tim penertiban yang beranggotakan 14 instansi untuk mengatur dan menertibkan lalu lintas sekitar pasar tersebut.

"Salah satu upayanya dengan memindahkan sementara rute angkutan umum, baik bus, mikrobus, maupun angkutan kota," kata Kepala DLLAJ Solo, Ponco Wibowo SH SpN didampingi Kepala Subdin Lalu Lintas, Drs Herman Sudrajad, kemarin.

Dia menyatakan, berdasarkan evaluasi selama tiga hari pelaksanaan pengalihan rute, arus pun mulai lancar. "Namanya juga musibah yang tidak bisa kita deteksi. Karena itu kami mengharapkan para pengguna jalan memaklumi kondisi itu. Kalau tidak ingin terganggu perjalanannya, silakan lewat jalan alternatif di sekitar pasar," lanjutnya.

Dia mengatakan, pengalihan rute diberlakukan bagi angkutan umum. Untuk bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) dari utara yang hyendak masuk terminal Tirtonadi dilewatkan ke Jalan Kolonel Sugiyono, Jalan Achmad Yani, lalu masuk terminal. Demikian juga ketika bus meninggalkan terminal menuju daerah tujuan trayeknya.

Pasang Rambu

Angkutan umum nonbus dan mikrobus, yang biasanya melewati Jalan Piere Tendean (depan Pasar Nusukan) dialihkan ke Jalan Mangunsarkoro, Jalan Singosari, dan Jalan Popda apabila hendak menuju luar kota. Adapun kalau akan masuk kota (terminal) masih diperbolehkan lewat Jalan Piere Tendean.

"Rute yang sekarang bersifat sementara. Nanti kalau pembangunan pasar selesai dan los darurat sudah dibongkar, rute kembali seperti semula," lanjutnya.

Untuk peralihan rute itu, Herman menyatakan, tim penertiban dan penataan sudah melakukan sosialisasi kepada para pengemudi dan pengusaha angkutan umum serta warga masyarakat. Beberapa rambu-rambu yang menunjukkan pengalihan rute sudah dipasang.

Pengalihan rute itu sempat dikeluhkan para pengemudi angkutan kota jalur 04 yang lewat Jalan Kolonel Sugiyono. Sebab, banyak bus AKDP yang sekarang lewat Jalan Kolonel Sugiyono sering mengangkut penumpang langganan angkuta 04.

"Langganan kami itu penumpang antarkampung dalam kota (AKDK). Kalau mereka disesek(diangkut) bus AKDP, lalu kami mendapat apa?" ujar seorang pengemudi.

Namun Herman Sudrajad menyatakan masalah itu sudah diselesaikan. Tim penertiban menugaskan Organda memberikan pengertian kepada pengusaha bus agar pengemudinya tidak menaikan penumpang di jalur angkuta 04 tersebut.(sri-17i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA