logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Agustus 2004 PANTURA
Line

Panitia Persiapan Pemekaran Brebes Dibentuk

BREBES- Meski ditentang berbagai pihak, upaya sebagian kalangan DPRD dan masyarakat Brebes selatan untuk memisahkan wilayah Brebes bagian selatan dari Kabupaten Brebes dan membentuk pemerintahan sendiri (pemekaran) tidak pernah surut.

Setelah melalui serangkaian perundingan, beberapa anggota Dewan dan tokoh masyarakat Brebes Selatan kemarin membentuk panitia persiapan. Panitia diketuai Tasroni. Beberapa anggota panitia persiapan antara lain H Karim Nagib, drg Rosikin dan drh Agus Sutrisno.

Panitia tersebut merupakan embrio pembentukan presidium yang akan menggodok masalah pembentukan presidium pemekaran kabupaten.

Salah seorang penggagas panitia persiapan yang juga anggota DPRD Kabupaten Brebes, drh Agus Sutrisno, mengatakan panitia persiapan bertugas menampung aspirasi masyarakat untuk disalurkan kepada Pemkab. Diharapkan dalam waktu paling lambat dua bulan panitia persiapan sudah membentuk presidium pemekaran kabupaten.

"Kami akan mengakomodasi semua tuntutan masyarakat masalah pemekaran kabupaten dan menyampaikan pada bupati," kata Agus.

Agus berharap Pemkab bersedia membuka diri mengkaji masalah tersebut. Dia meminta Pemkab tidak bersikap antipati dan menuduh tuntutan itu sebagai langkah politis sebagian kelompok masyarakat.

Untuk membuktikan jika perlu Pemkab membentuk tim pencari fakta. "Tim pencari fakta bisa mengadakan polling untuk mengetahui apakah pemekaran diperlukan atau tidak," katanya.

Kotatif

Senada dengan Agus, Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa H Slamet Nuri mengatakan wacana pemekaran sebenarnya sudah bergulir sejak tahun 1996. Pada sat itu, Kota Bumiayu termasuk dalam lima kota di Jawa Tengah yang memenuhi syarat menjadi kota administratif (Kotatif).

Namun, wacana tersebut mentah kembali menyusul lahirnya UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah.

"Kota administratif tidak diatur dalam UU Otonomi Daerah, sehingga usulan pembentukan kotatif tenggelam," kata Slamet.

Slamet menambahkan pemekaran kabupaten Brebes telah memenuhi syarat dari aspek jumlah penduduk maupun luas wilayah.

Disamping itu Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disumbangkan dari enam kecamatan di wilayah Brebes Selatan tergolong besar, yakni mencapai tujuh miliar rupiah.(on-42)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA