logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Agustus 2004 PANTURA
Line

Khawatir Pelantikan Anggota DPRD Diboikot

TEGAL- Pelantikan anggota DPRD Kota Tegal periode 2004-2009 menurut rencana akan dilakukan 21 Agustus mendatang. Namun, dibalik persiapan pelantikan panitia dikhawatirkan oleh munculnya isu kemungkinan akan ada aksi boikot dari anggota DPRD lama yang lengser.

Pasalnya, kalau aksi itu terjadi, panitia khawatir rapat paripurna pelantikan akan tidak mencapai kuorum. Anggota DPRD Kota Tegal 30 orang. Isu boikot terkait dengan perolehan gaji, jika sampai mundur sebulan berarti anggota lama masih bisa menikmati gaji.

Menurut keterangan yang berhasil dikumpulkan kemarin, masalah kekhawatiran oleh munculnya isu boikot itu juga sempat menjadi perhatian. Meskipun demikian, panitia belum bisa menemukan solusi apabila hal itu benar-benar terjadi.

Sekretaris Dewan Drs Yuswo Waluyo kemarin menepis kemungkinan anggota DPRD lama banyak yang tidak akan hadir dalam acara pelantikan.

"Kami tetap optimistis mereka datang semua," kata dia yang juga duduk di kepanitiaan.

Meskipun begitu, Yuswo tidak bisa menyebutkan alasan keoptimisan semua anggota DPRD lama akan hadir semua. Disinggung tentang kesiapan panitia dalam acara itu, Yuswao mengatakan sudah tak ada masalah. Mengenai seragam jas untuk anggota yang baru untuk keperluan pelantikan apakah sudah siap, lagi-lagi dia hanya tertawa.

Ketua DPRD Drs H Kartomo MM ketika dihubungi dengan nada kelakar mengatakan, "Kalau anggota DPRD lama tak hadir dalam acara, ya pelantikan diundur," ucapnya berdialek Tegal.

Masih dengan nada canda, dia yang juga akan dilantik menjadi anggota DPRD Jateng mendatang mengatakan, kalau boikot itu dilakukan sampai sebulan kan lumayan, karena mereka bisa memperpanjang masa bakti, sehingga tetap bisa mendapat gaji sebulan.

Namun, dia buru-buru menambahkan jika aksi benar-benar terjadi, sesuai ketentuan panitia akan menunggu kehadiran mereka dalam acara pelantikan selama satu dua jam.

Kalau mereka ditunggu tetap tak datang, ya pelantikan tetap dijalankan sesuai agenda. "Jadi tidak ada masalah. Saya optimis, mereka banyak yang akan datang."

Sejumlah anggota Dewan yang akan habis masa berlakunya mengungkapan, isu itu tidak benar. Mereka sendiri sudah mendengar, tetapi entah dengan anggota yang lain. Jika memang ada boikot pasti sudah dibicarakan, meski hanya intern.

Harus Belajar

Humas KPU Suriali Andi Kustomo SE kemarin menegaskan dalam pelantikan itu KPU hanya sebagai penanggung jawab saja. Jadi soal akan ada boikot atau tidak, dia tidak mengurusi hal itu.

Namun, kepada anggota DPRD baru, dia menyarankan agar mereka harus cepat belajar tentang tata aturan sidang DPRD beserta ketentuan-ketentuannya. Sebab, setelah mereka dilantik 21 Agustus langsung akan menghadapi tugas berat.

Pada September diagendakan acara sidang tentang perubahan anggaran.

Karena waktunya mepet, bisa saja organisasi tertentu mengadakan acara semacam pembekalan bagi anggota Dewan yang baru.

"Saya rasa PWI bekerja sama dengan insitusi lain bisa mengadakan acara pembekalan dengan mengundang pihak-pihak yang memiliki kapasitas kelegislatifan dan keeksekutifan," ujarnya.

Pembekalan juga bisa dilakukan oleh masing-masing parpol yang anggotanya akan duduk di DPRD. (aj-42r)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA