logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Agustus 2004 OLAHRAGA
Line

Hendrawan Targetkan Tunggal Putri Raih Medali Olimpiade 2008

JAKARTA - Mantan pebulutangkis nasional, Hendrawan yang ditunjuk menjadi pelatih tunggal putri oleh Ketua Bidang Pembinaan Prestasi dan Pelatnas PB PBSI Icuk Sugiarto, menargetkan medali Olimpiade 2008 bagi tunggal putri.

"Bukan kerja di Pelatnas kalau tidak ada target prestasi. Maunya Olimpiade 2008 dapat medali. Kalau dalam dua-tiga tahun ini tidak berhasil, tidak usah diminta mundur saya akan mundur sendiri," ujar Hendrawan di Jakarta, Selasa.

Seiring dengan dibentuknya kepengurusan baru di PB PBSI di bawah kepemimpinan Sutiyoso, Pelatnas bulutangkis di Cipayung juga akan mengalami beberapa perubahan di antaranya rencana penggantian pelatih.

Rencananya, selain Hendrawan yang akan mengambil alih jabatan pelatih di sektor tunggal putri, nama-nama baru juga akan duduk di kepelatihan Pelatnas. Mantan pemain nasional lainnya Atik Jauhari akan menangani ganda putri dan Indra Gunawan akan menjadi penanggungjawab di sektor tunggal.

Sedangkan Direktur Pelatnas pada masa kepemimpinan Chairul Tanjung, Christian Hadinata akan menangani para pemain ganda putra, sementara tunggal putra dan ganda campuran akan tetap dibina oleh Joko Supriyanto dan Richard Mainaky.

Menangani tunggal putri, satu-satunya sektor yang tidak lolos Olimpiade, menurut Hendrawan merupakan tanggung jawab yang berat. "Tetapi bagi saya justru tantangan yang perlu dicoba," katanya.

Langkah pertama yang akan dilakukannya saat memulai menjalankan tugasnya itu, Hendrawan akan melakukan dialog dengan para atlet tunggal putri.

"Saya akan berdialog mengenai sikap mental dan pandangan mereka terhadap permainan mereka sendiri. Saya juga perlu mengubah pendapat 'Cina bukan lawan (sebanding) saya' yang selama ini mereka yakini, pendapat seperti itu harus diubah bahwa putri juga mempunyai peluang untuk menjadi pemain top dunia," paparnya.

Hendrawan juga meminta agar diberi wewenang penuh dalam menangani sektor tunggal putri termasuk dalam menentukan penerimaan pemain baru di Pelatnas.

"Saya hanya akan mengambil satu atau dua orang pemain yang benar-benar selalu menjuarai kejuaraan sirkuit, selebihnya akan saya cari sendiri dari klub-klub dengan pertimbangan postur tubuh dan teknik permainan yang benar-benar baik," katanya.

Pelatnas 50 Pemain

Icuk Sugiarto membenarkan adanya rencana penggantian beberapa pelatih di Pelatnas sekaligus juga akan mengurangi jumlah atlet yang pelaksanaannya dilakukan seusai Olimpiade.

"Setelah Olimpiade para atlet dan pelatih di Pelatnas akan dipulangkan, setelah itu akan dilakukan pemanggilan kembali pelatih dan atlet yang dianggap masih kapabel serta berkualitas dan prestasinya baik akan dipanggil kembali," jelas Ketua Pengda DKI Jakarta itu.

Nantinya, tambahnya, jumlah atlet di Pelatnas diperkirakan tidak lebih dari 50 orang. Saat ini terdapat 21 pelatih dan 62 atlet Pelatnas utama di Cipayung, belum termasuk jumlat atlet Pelatnas Pratama.

Pemulangan atlet akan dilakukan bersamaan dengan pulangnya mereka untuk mewakili daerah masing-masing di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Palembang September mendatang.

Icuk mengatakan, pihaknya akan melakukan seleksi bagi atlet-atlet yang akan masuk kembali ke Pelatnas, namun mekanismenya masih belum ditentukan. (ant-57)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA