logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Agustus 2004 OLAHRAGA
Line

Wushu Datangkan Karpet dari Cina

SEMARANG- Kelihatan serius cabang wushu dalam menyiapkan atletnya untuk menuju PON XVI Palembang. Bukan sekadar mendatangkan pelatih asing saja, karpet tempat untuk latihan nomor taolu, juga didatangkan dari China.

Sementara Seno Prakoso, atlet nasional yang digadang-gadang merebut dua medali emas dari nomor chang quan (jurus panjang) dan dao shu (jurus golok) sudah hampir delapan bulan ini berlatih di China.

Tempat latihan di Gedung PT Tanah Mas yang dianggap terlalu sempit, terpaksa dipindahkan ke Gedung Yayasan Teo Chew Jl Vila Marina yang lebih luas, sehingga para atlet bisa leluasa dalam mengekspresikan gerak.

''Itu semua kami lakukan, semata - mata hanya untuk kemajuan atlet. Apalagi cabang wushu, merupakan salah satu cabang yang diandalkan untuk merebut medali di PON XVI Palembang nanti,'' tutur Sekum Pengda WI Jateng Drs Sudarsono di Kantor KONI, kemarin.

Dijelaskan, wushu Jateng terpaksa harus mendatangkan karpet dari luar negeri, karena di Indonesia belum ada. Karpet berukuran 8 x 14 meter dengan tebal tiga sentimeter tersebut, dibeli Jateng seharga Rp 170 juta tersebut.

''Karpet yang kami pakai latihan berbulan-bulan milik PB WI. Sekarang sudah ditarik oleh PB sejak ada Kejurnas Wushu Yunior, di Yogyakarta beberapa hari lalu,'' tandasnya.

Kerugian besar kalau tidak segera mencari karpet pengganti, karena atlet-atlet taolu sudah terlanjur ditangani oleh Wang Lei, pelatih asing asal Cina, sehingga untuk meraih prestasi yang diinginkan, harus dilengkapi dengan alat penunjang.

Selama dua bulan melatih, hasil polesan Wang Lei sudah nampak. Jadi bukan tidak mungkin, Katherine atlet nasional SEA Games Vietnam dan Yolanda (peringkat IV nasional) yang tidak dibebani target medali, bisa mencuri emas.

''Mulai banyak perkembangan, setelah dua bulan ditanani Wang Lei.'' (C16-57)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA