| Rabu, 04 Agustus 2004 | SEMARANG |
Sepi, Pasar Sementara Ditinggal PedagangUNGARAN- Semua los belakang pasar sementara Karangjati atau paling tidak 35 kios milik pedagang yang terbakar beberapa waktu lalu, kosong. Banyak pedagang mengeluh karena sepi pembeli. Mereka pun memutuskan berdesak-desakan di los tengah atau kontrak ke lokasi pasar baru, sekitar 50 meter dari pasar lama. Akibatnya, dari total 320 kios yang disediakan Pemkab Ungaran, hanya separo yang masih berfungsi. Berdasar pantauan Suara Merdeka, kebanyakan pedagang yang pindah ke pasar baru tetap menempati kios sementara milik Pemkab yang berlokasi 100-200 meter dari pasar lama. Sementara lokasi baru di tanah milik seorang warga tersebut hanya berfungsi sebagai pasar krempyeng. Menurut mereka, dengan memiliki dua kios, pedagang tidak kehilangan haknya mendapatkan ganti kios yang terbakar setelah pembangunan pasar baru nanti. Kepala Dinas Pasar Karangjati Chuzaeni mengakui banyak kios yang ditinggalkan. Dia menyadari keluhan pedagang sehingga tidak mampu berbuat apa-apa. Tentang penarikan Rp 1.100 di luar ketentuan pembebasan retribusi oleh Bupati, dia menyatakan bukan untuk membebani pedagang. Iuran itu merupakan kesepakatan Persatuan Pedagang untuk biaya kebersihan, keamanan, dan listrik. (rei-89) |