| Rabu, 04 Agustus 2004 | KEDU & DIY |
Empat Fraksi Berebut Kursi Wakil KetuaKEBUMEN- Menjelang pelantikan DPRD Kebumen 13 Agustus, grengseng perebutan kursi pimpinan Dewan sudah menghangat. Bahkan, perebutan kursi wakil ketua yang hanya dua orang, akan lebih ''panas'' dibanding pemilihan ketua DPRD. Sebab, setidaknya ada empat fraksi yang mengincar posisi tersebut. Yakni, Fraksi Golkar (7 kursi), PKB (7 kursi), PPP (5 kursi), dan gabungan PAN (4 kursi), serta Demokrat (3 kursi). Adapun posisi ketua DPRD kemungkinan besar jatuh pada fraksi terbesar dengan 19 kursi, yakni PDI-P. Saat ini, santer disebut-sebut "jago" PDI-P adalah Probo Indartono SE. Probo adalah sekretaris DPC PDI-P dan saat ini menjabat Ketua Komisi C DPRD. Wakil Sekretaris DPC PDI-P Agus Suprapto yang ditemui kemarin membenarkan, pihaknya menyiapkan nama Probo Indartono pada pemilihan ketua DPRD mendatang. Terlepas dari kekurangannya, Probo dinilai paling layak menduduki posisi bergengsi itu. Sedangkan Ketua DPD Partai Golkar Suprapto HS mengakui, di internal partai sudah dibahas siapa yang akan duduk di unsur kelengkapan DPRD. Sesuai ketentuan DPP, unsur pimpinan atau wakil ketua diajukan dari figur yang mengacu ke struktur partai. Pihaknya telah menyiapkan nama-nama untuk menduduki posisi ketua komisi, sekretaris maupun wakil ketua komisi. Hal itu dipilih atas dasar kriteria dan kemampuan kerja yang bersangkutan. Tiga Nama Dari nama-nama yang beredar di kalangan DPRD, tiga nama santer disebut berambisi menjadi wakil ketua DPRD. Mereka adalah Suprapto HS dari Golkar, H Dawami Misbah dari PKB, dan H Yusuf Cahyono BSc dari PPP. Satu lagi nama calon, kemungkinan muncul dari fraksi gabungan PAN dan Partai Demokrat. Wakil Bendahara DPC PKB Ir Sri Hari Susanti MM yang ditemui kemarin mengakui, saat ini di internal partai telah dilakukan voting penetapan calon wakil ketua Dewan. Dari pertemuan beberapa waktu lalu, Dawami Misbah didukung 6 suara, Santi 4 suara, Drs Mahrur Adam Maulana 3 suara, dan Drs H Habib Kholil 1 suara. Menurut Santi, dengan begitu yang berpeluang diajukan oleh fraksi adalah Dawami Misbah. ''Saya rasa Pak Dawami pas duduk di situ. Kalau saya siap ditempatkan di mana saja,'' ucap Santi yang kini menjadi sekretaris Komisi B DPRD itu. Lalu, bagaimana dengan kandidat dari fraksi gabungan? Ketua Partai Demokrat Ambartoni Sunu Handoyo menyatakan, kemungkinan pihaknya bergabung dengan PAN atau dengan Golkar. Namun, semuanya masih dipertimbangkan. (B3-76r) |