logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Agustus 2004 INTERNASIONAL
Line

Pemilik Mal Terancam Hukuman 25 Tahun

ASUNCION - Polisi Paraguay menangkap enam orang tersangka berkaitan dengan kebakaran besar sebuah mal, yang sejauh ini sudah menewaskan sedikitnya 340 orang.

Jaksa Penyidik Rafael Fernandez, kemarin, mengatakan enam orang yang ditangkap ialah pemilik mal itu Juan Pio Pavia, putranya, Daniel, dan empat manajer bagian keamanan. Mereka akan dikenai tuduhan pembunuhan dan gagal memberi bantuan.

Selain itu, polisi telah mengeluarkan surat perintah penahanan dua mitra bisnis Pavia dan tiga orang manajer lainnya dalam tim keamanan usaha itu yang masih buron. Mereka akan menghadapi tuduhan pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara sampai 25 tahun.

Fernandez mengonfirmasi laporan media yang mengutip para saksi mata bahwa pintu bangunan tersebut terkunci ketika kebakaran terjadi.

Para penyidik sedang memeriksa siapa yang bertanggung jawab memerintahkan pintu-pintu keluar itu dikunci.

Pintu-pintu keluar pasar swalayan itu ditutup begitu api berkobar. Pihak manajemen diduga khawatir kekacauan yang terjadi akan menimbulkan penjarahan barang-barang yang ada. Selain itu, guna mencegah para pengunjung restoran lari dan tidak membayar.

Presiden Paraguay Nicanor Duarte memerintahkan masa berkabung selama tiga hari, sedangkan negara-negara tetangga Argentina, Brasil, Chile, Kolombia, Uruguay, serta Spanyol menawarkan bantuan tenaga medis dan obat-obatan.

Data terakhir polisi tentang jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 340 dan sekitar 300 terluka. Sejumlah 30 mayat baru ditemukan Senin lalu oleh petugas darurat yang mengangkati puing-puing pasar swalayan di pinggir ibu kota Paraguay, Asuncion, itu. (ant-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA