logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 04 Agustus 2004 BANYUMAS
Line

Pemkab Pertahankan Fasilitas di Kampunglaut

CILACAP--Seandainya Asean Development Bank (ADB) tetap berpendirian akan menghentikan penggunaan sisa dana proyek konservasi dan pembangunan segara anakan terhitung 30 September 2004, Pemkab Cilacap akan mempertahankan semua fasilitas yang ada di Kampunglaut.

Dana Pemeliharaan

Fasilitas itu perlu dipertahankan, karena saat ini kampung laut sudah berstatus sebagai kecamatan definitif. Meskipun, konsekuensinya Pemkab harus menyediakan dana pemeliharaan, mengingat pembentukan Kecamatan Kampunglaut atas usulan Pemkab.

Kepala Badan Pengelola Kawasan Segara Anakan (BPKSA), Djumadi SE kepada Suara Merdeka, kemarin mengatakan, fasilitas yang telah dibangun di Kampunglaut cukup banyak. Antara lain kantor kecamatan, puskesmas pembantu, sarana air bersih, penerangan listrik, pasar, dermaga perahu, jalan setapak, dan sarana MCK.

Dijelaskan, kantor kecamatan dibangun di Desa Klaces. Kantor tersebut dilengkapi tempat untuk menginap karyawan. Mahasiswa yang sedang melakukan penelitian, juga kerap memanfaatkan fasilitas tersebut.

Sebagian masyarakat Kampunglaut juga sudah menikmati penerangan listrik. Meskipun masih menggunakan tenaga diesel, fasilitas tersebut telah membawa perubahan yang berarti.

Di Kampunglaut, juga telah dibangun jaringan pipa air bersih. Kebutuhan air bagi masyarakat diambilkan dari sumber mata air di beberapa gua di Pulau Nusakambangan. Yaitu, Gua Karangbolong, Gua Marsigitsela, dan Gua Jongorasu.

Bupati H Probo Yulastoro SSos MM mengatakan, seandainya ADB betul-betul jadi menghentikan proyek Segara Anakan, pihaknya akan tetap berusaha melakukan kegiatan pembangunan di Kampunglaut. Namun, pembangunan yang dilakukan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemkab. (ag-85a)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA