logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 Agustus 2004 PANTURA
Line

Perjudian Sabung Ayam Digerebek

  • Tujuh Motor dan 13 Ekor Ayam Diamankan

PEKALONGAN - Tujuh sepeda motor, 13 ekor ayam aduan, dan enam kurungan ayam yang diduga kuat milik para pelaku sabung ayam disita petugas kepolisian Kota Pekalongan.

Barang bukti tersebut didapat ketika petugas melakukan penggerebekan di Desa Bumirejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Sayang, dalam operasi itu petugas belum bisa membekuk para pelaku perjudian. Barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Mapolresta Pekalongan.

Kapolresta Pekalongan AKBP Drs Edy Suyanto didampingi Kasat Reskrim AKP Umar Sanusi saat ditemui mengatakan, operasi tersebut merupakan kelanjutan dari operasi-operasi yang dilakukan secara rutin dalam rangka memberantas penyakit masyarakat (pekat) yang telah meresahkan Kota Batik.

''Setelah mendapatkan laporan dari beberapa warga setempat tentang aktivitas perjudian sabung ayam yang dianggap meresahkan, kami kemudian menugasi sejumlah personel untuk memberantasnya,'' katanya.

Sayang, lanjut Umar, operasi itu belum berhasil menangkap para pelaku perjudian sabung ayam. Diduga mereka telah mengetahui terlebih dulu ketikan akan dilakukan penggerebekan oleh petugas.

Penyakit Masyarakat

Sebab ketika petugas tiba di lokasi, semua pelaku telah melarikan diri dan petugas hanya dapat menyita beberapa barang bukti yang ditinggalkan para pelaku tersebut.

Untuk proses pengembangan kasus, barang bukti itu kemudian dibawa ke Mapolresta Pekalongan.

''Barang sitaan dari tempat kejadian kami amankan di kantor. Hal ini untuk pengembangan kasus tersebut.'' tambahnya.

Umar menuturkan, operasi yang dilakukan tersebut selain untuk menciptakan kondisi yang kondusif menjelang pelaksaan pilpres putaran kedua, juga dalam rangka memberantas dan mencegah penyakit masyarakat yang disinyalir akhir-akhir ini merebak di Kota Pekalongan.

''Kami juga selalu memantau tempat-tempat yang rawan terhadap tindak-tindak kejahatan yang bisa timbul sewaktu-waktu. Untuk itu, masyarakat harus tetap waspada terhadap lingkungannya masing-masing,'' ujarnya.

Seperti diberitakan Suara Merdeka, Jum'at (30/7) lalu, jajaran Polresta Pekalongan juga menangkap lima belas pekerja seks komersial (PSK) dan dua orang penjual toto gelap (togel) di beberapa tempat di wilayah Kota Pekalongan. (wn-15n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA