logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 Agustus 2004 SEMARANG
Line

60% Pengemudi Gunakan Sabuk Keselamatan

SALATIGA - Sosialisasi penggunaan sabuk keselamatan jajaran Polres Salatiga mendapat respons positif dari masyarakat pengguna mobil. Hingga sekarang, antara 60% hingga 70% pengguna mobil telah menggunakannya.

Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Salatiga terus mengintensifkan penggunaan sabuk keselamatan itu.

" Mulai pekan lalu, kami langsung menindak pengguna mobil pribadi yang belum mengenakan sabuk keselamatan. Sebab, kami telah menyosialisasikan cukup lama," ungkap Kasat Lantas AKP Restiana Pasaribu ketika dihubungi wartawan Minggu (1/8).

Satlantas Salatiga dalam sosialisasi memperingatkan pengguna mobil dan memasang spanduk di berbagai tempat strategis. Pengguna yang belum mengenakan sabuk keselamatan, masih diberi toleransi oleh petugas. Bahkan polisi pun memberikan contoh.

Namun, mulai pekan lalu polisi menindaknya secara tegas. "Bagi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan kami tilang saat ini," ujarnya seraya menyatakan aturan sabuk keselamatan tersebut diatur dalam UU No 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas.

Dia menyambut baik adanya kesadaran yang tinggi para pengguna mobil di jalan. Sebab, penggunaan sabuk keselamatan itu demi kepentingan pemakainya sendiri.

Untuk lebih menyosialisakannya, pihaknya akan menggandeng kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan mahasiswa.

"Sosialisasi tersebut akan kami mulai pekan depan supaya masyarakat lebih meningkatkan kesadaran tentang keselamatan pengemudi di jalan raya," tegasnya.

Selain melibatkan LSM dan mahasiswa, Satlantas juga menggandeng organisasi pengusaha angkuta umum seperti Organda dan paguyuban pengemudi. Pengguna angkutan umum saat ini belum dikenai tilang. Sosialisasi terus berlangsung hingga 30 September mendatang. (G1-91i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA