| Senin, 02 Agustus 2004 | KEDU & DIY |
LERENG MERAPIWartawan dan Polisi Ramah TamahYOGYAKARTA-Jajaran Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Yogyakarta Sabtu lalu mengadakan temu akrab dengan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik yang biasa bertugas di institusi itu. Acara di Hotel Matahari yang dihadiri segenap Kepala Satuan Fungsional (Kasatfung) itu mendapat sambutan hangat sejumlah wartawan. Dalam sambutannya pada acara yang diisi saling canda dan nyanyi itu, Kapoltabes Kombes Drs Condro Kirono, menyambut baik gerakan moral Unit Wartawan Kriminal Polda DIY untuk memberantas praktik wartawan gadungan. ''Sejak gerakan itu, paling tidak saya tidak lagi dikejar-kejar,'' ujar Condro Kirono. Gerakan moral di bawah nama Forum Wartawan (Asli) Yogyakarta itu dipimpin wartawan Bernas, Herman Rio Itawan.(P58-76) 2.340 Calon Haji Lunas YOGYAKARTA-Calon jemaah haji provinsi DIY tahun 2005 yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebanyak 2.340 orang. Dengan demikian, dari kuota sebanyak 2.500 orang masih terdapat peluang untuk 160 orang. Namun demikian, jumlah kuota 2.500 itu diyakini akan terpenuhi. Sebab kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji, Zakat dan Wakaf Kanwil Departemen Agama Provinsi DIY, Drs Afandi, calon yang terdaftar untuk tahun 2005 sebanyak 2.610 orang. Masing-masing dari Kabupaten Sleman 1.042 orang, Kota Yogyakarta 691 orang, Kabupaten Bantul 692 orang, Kabupaten Gunungkidul 51 orang dan Kabupaten Kulonprogo 134 orang. BPIH yang harus dibayar berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 26 juta.(P58-76) Dengar Pendapat Batal KEBUMEN - Dengar pendapat yang direncanakan dilakukan Forum Masyarakat Sipil (Formasi) Kebumen dengan DPRD, mencermati perubahan APBD 2004, Sabtu siang lalu batal dilaksanakan. Menurut Yusuf Murtiono dari Formasi, sebelumnya pihaknya meminta DPRD bisa duduk bersama membahas perubahan APBD agar lebih berpihak kepada rakyat. Formasi juga meminta DPRD Kebumen tidak tergesa-gesa menggelar rapat pleno penetapan perubahan APBD sebelum beberapa hal diklarifikasi. Namun dengan alasan waktu sudah di luar jam kerja, dengar pendapat dengan DPRD setelah jam 14.00 itu akhirnya batal.(B3-76) Sri Wahyuni, Guru Besar UGM YOGYAKARTA- Prof Dr Sri Wahyuni MS (45) Sabtu lalu dikukuhkan sebagai guru besar pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), di depan majelis guru besar UGM Yogyakarta. Prof Wahyuni, ibu dari tiga orang anak yang masing-masing Chasanah Kusumastuti Widita, Alyas Abibawa Widita dan Laisa Pamidhi Widita hasil perkawinannya dengan Amir Ma'ruf, juga tercatat sebagai Ketua Jurusan Matematika FMIPA UGM, Pengelola Program Pasca Sarjana Matematika UGM dan Kepala Laboratorium Aljabar Jurusan Matematika FMIPA UGM. (P12-76) Diimbau Menjaga Kualitas TEMANGGUNG- Pemkab Temanggung mengimbau, para petani tembakau agar selalu menjaga kualitas dalam memproduksi tembakau rajangan panen kali ini. Di antaranya dengan tidak mencampur daun impor atau daun luar daerah, serta beberapa bahan kimia lain. Imbauan itu disampaikan melalui pemasangan beberapa spanduk di tempat strategis, seperti depan pabrikan maupun jalan protokol.(nt-76) |