logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 Agustus 2004 INTERNASIONAL
Line

Ajarkan Menyetir Mobil padahal Tak Punya SIM

BERLIN - Puluhan tahun lamanya dia menjadi instruktur mengemudi mobil. Dan warga kota Berlin tersebut sejauh ini telah mencetak sedikitnya 1.000 pengemudi ber-SIM.

Namun, siapa menyangka kalau dia sendiri sesungguhnya tidak pernah punya SIM, karena mengaku terlampau gugup untuk menjalani tes mendapatkan SIM di Kantor Satlantas Kepolisian Berlin.

Pasalnya, dia pernah gagal menjalani tes semacam itu, 43 tahun lalu. ''Saya tidak lulus tes praktek di lapangan, karena saya nyopir terlalu cepat dan tidak bisa menghentikan mobil dengan sempurna di jalan saat lampu lalu-lintas menyala merah,'' katanya, Sabtu.

''Sejak itu, saya terlampau takut dan gugup untuk maju lagi menjalani tes untuk mendapatkan SIM,'' katanya. Polisi mengidentifikasikan instruktur sekolah mengemudi itu sebagai Wolf-Dieter R.

Dia ditangkap polisi setelah mobil yang dia kendarai mengalami kecelakaan lalu-lintas, yakni menyenggol sebuah truk asal Polandia, belum lama ini.

Kepada polisi dia mengatakan, dia tidak pernah punya SIM. Tetapi, akunya, baru kali itulah dia mengalami insiden lalu-lintas. Padahal, 40 tahun lamanya dia telah mengemudikan mobil, traktor, dan bahkan tank.

Maklum, dia pernah menjadi anggota pasukan kavaleri Jerman Timur, saat Jerman belum bersatu seperti sekarang. (ap/yahoo-ed-30)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA