logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 02 Agustus 2004 BUDAYA
Line

Kolaborasi Musik Etnik dan House Music

HOUSE music selama ini dikesankan hanya milik penggemar clubbing diskotik, dengan beat cepat yang diikuti gedhek kepala para clubbers. Namun, kesan itu tidak tampak pada pagelaran musik ''Tribal Gathering'' yang diselenggarakan Shavaj Club dan A Mild Production di Matahari Simpanglima Lantai VI, Sabtu (31/7) malam.

Tribal yang berarti kesukuan atau ras mewakili jenis alat musik yang beragam yang digunakan oleh Rhythm Cross Culture (RCC), sitar (India), Tabla (India), dan perkusi (Afrika). Keindahan musik etnik berkolaborasi dengan beat cepat dan menghentak dari house music mampu melahirkan karya seni yang layak dinikmati dan mendapatkan acungan jempol.

Punggawa RCC adalah Dista (perkusi), Jerry (sitar), dan Yogi (tabla). Sedangkan house music disajikan dua DJ, Irwan dan Milla.

Walaupun RCC hanya tampil sebentar namun permainan mereka mampu membuat penonton terus bergoyang mengikuti melodi musik bernuansa India itu. Diawali dengan permainan sitar Jerry yang langsung disambut aplaus penonton, disusul tabuhan tabla Yogi membuat suasana terasa dibawa ke Bollywood.

Tak lama kemudian terdengar suara perkusi yang menghentak dari Dista membuat penonton semakin panas. Sebagian di antara mereka bahkan berjoget di atas meja.

Selanjutnya Dj Milla dan Dj Irwan mulai menggoyang dengan house music jenis tribal progressive. Tribal lebih mengandalkan unsur perkusi dengan beat yang semakin tinggi. Mereka bermain secara back to backatau bergantian setiap dua lagu.

Ditengah acara, RCC muncul sekali lagi, namun hanya Dista yang memainkan perkusi sekitar 15 menit untuk mengakhiri penampilan RCC. Teknik bermainnya mendapat sambutan luar biasa dari penonton.

Kecepatan dan keindahan saat dia menabuh perkusi mampu membuat penonton ''mabuk'' dan melayang mengikuti tabuhannya.

Sesi terakhir benar-benar menjadi milik dua DJ, Milla yang merupakan anggota DJ Beat Architect Jakarta memainkan house music dengan aliran deep house-nya, dengan tempo yang lebih lambat.

Berikutnya giliran DJ Irwan, menghentak lewat lagu ''Africa'' dari Chus Ceballos. (Hernandhono-63)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA