logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 30 Juli 2004 OLAHRAGA
Line

Irak Menjanjikan Kejutan di Beijing

BEIJING-Tuan rumah China akan mendapat tekanan dari Irak dalam pertarungan perempat final Piala Asia, malam ini. Hal itu dijanjikan pelatih Irak Adnan Hamd, Kamis kemarin.

Negeri yang sedang dilanda kekacauan ini telah menunjukkan kehebatan, dengan menyingkirkan mantan juara, Arab Saudi. Hamd mengingatkan timnya akan membuat kejuatan di Beijing. "Bagi kami tidak ada beban," katanya. "Terkadang dukungan dari pendukung tuan rumah bisa memberi Anda tekanan lebih. China lebih di bawah tekanan, ketimbang kami," tambahnya.

Hamd menyatakan tingkat kerusuhan di negaranya akan memberi tambahan "insentif" para pemainnya melawan China, setelah meraih posisi kedua Grup C dibawah Uzbekistan. "Anda tahu situasi sekarang di negeri kami," katanya. "Para pemain ingin mengerjakan sesuatu untuk negara kami, meskipun dalam situasi yang sulit bagi masyarakat Irak,"

Pelatih tuan rumah asal Belanda, Arie Haan sempat mengkhawatirkan peluangnya meraih gelar Piala Asia pertama mereka se- telah timnya harus kehilangan kapten Li Weifeng dan playmaker Shao Jiayi. Keduanya sedang mengalami cedera.

China juga akan turun tanpa striker utama mereka, Hao Haidong dan Li Yi yang sedang cedera enkel.

Favorit

China yang maju ke babak kedua dengan status juara Grup A, tentu saja difavoritkan di depan 65.000 penonton Beijing. Namun, Haan menyatakan itu bukanlah suatu jaminan.

"Irak sangat kuat, tim yang lengkap dengan kualitas," katanya. "Mereka juga sebuah tim yang tanpa beban dan mungkin itu membuat mereka sedikit agak berbahaya,"

Perempat finalis lainnya, Uzbekistan mulai bangkit setelah kegagalan mereka dalam Piala Asia empat tahun lalu. Mereka berada dalam kondisi yang baik untuk difavoritkan mengalahkan Bahrain di perempatfinal lainnya di Chengdu, sore ini. (ant,rtr-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA