logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 30 Juli 2004 SEMARANG
Line

Bupati Kirim Lagu ke Pengojek

MEDIA informasi dan hiburan dari radio, kini mulai dilirik kembali masyarakat. Kelebihan alat informasi tersebut, antara lain cepat menembus ruang dan waktu.

Hal itu, tampaknya merupakan keunggulan yang tidak dimiliki media lain seperti koran. Maka, tak heran bila pada pagi hingga dini hari, banyak masyarakat yang "stand-by" di depan pesawat radionya.

Mereka mendapatkan berita yang aktual dan hiburan yang segar. Sebagai misal, musibah truk tronton maut di Dusun Debor, Kecamatan Jambu yang merenggut korban jiwa 16 orang (Minggu; 4/7), reporter radiolah yang pertama mengabarkan musibah itu.

Melalui sebuah radio swasta, pukul 13.55 musibah itu sudah tersiar hingga ke telinga pendengarnya. Sedangkan media lainnya berupa televisi, baru pada malam harinya. Lebih-lebih dengan media cetak berupa koran, baru pada keesokan harinya.

Salah satu stasiun radio di wilayah Kabupaten Semarang yang banyak pendengarnya adalah Suara Serasi. Radio milik Pemkab Semarang itu berada pada gelombang 94 FM.

Dengan memberikan menu berita yang ringan dan aktual serta hiburan yang melibatkan pendengarnya, stasiun radio yang dipancarkan dari Gedung Korpri di Jalan Gatot Subroto No 2 A, Ungaran itu pun kini digandrungi pendengarnya.

Keberadan radio ini, kata Bupati H Bambang Guritno SE MM memang diperuntukkan rakyatnya. "Suara Serasi adalah radionya rakyat. Materi siarannya juga harus merakyat," katanya.

Makanya, janganlah heran kalau dalam siaran pilihan lagu, Bupati akan mengirimkan lagu untuk masyarakatnya. Misalnya, saat "siaran" hari Senin pekan lalu, dia sempat mengirimi sebuah lagu untuk paguyuban pengojek yang ada di Gedanganak.

Dijelaskan Manajer Pemasaran dan Program, Yossi BS, semua program yang disiarkan tetap akan melibatkan masyarakat. Dalam program siaran langsung beberapa waktu lalu, dia pun mengajak kelompok musik campursari dan pemusik jalanan Terminal Bawen untuk siaran langsung.

Hasilnya, kata Yossi BA, ternyata banyak pendengar yang mengagumi suara mereka. "Penyanyi tersebut cukup berpotensi, namun belum ada yang memberikan kesempatan untuk mengantarnya lebih maju. Melalui siaran langsung itu sekaligus sebagai promosi mereka," katanya. (Zaenal Abidin-91)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA