| Jumat, 30 Juli 2004 | BUDAYA |
GERAI SELEBRITIDiberitakan BangkrutSETELAH membaca dua artikel di sebuah majalah terbitan Hong Kong, Andy Lau pun berang. Bagaimana tidak? Dia diberitakan sedang berada di ambang kebangkrutan. Ia pun lantas menuntut majalah tersebut. "Majalah itu menerbitkan berita Andy Lau hanya untuk meningkatkan tirasnya. Berita tersebut sama sekali tidak benar," kata juru bicara Andy Lau, seperti dikutip yahoonews, Kamis (29/7). Berita yang dilansir majalah tersebut mengatakan, Andy sedang berada di ambang kebangkrutan karena telah beberapa kali tersandung masalah hukum. Tentu saja pemeran film Dragon Family (1988) ini membantahnya. Sebab, masalah hukum yang melibatkannya beberapa waktu lalu sama sekali tak mempengaruhi kondisi keuangannya. Untuk membersihkan nama baiknya, Andy meminta majalah tersebut mengeluarkan permohonan maaf secara resmi dan berjanji tidak akan membuat berita semacam itu lagi. Namun tak hanya permohonan maaf yang diminta Andy, pemeran House of Flying Daggers (2004) itu juga meminta pertanggungjawaban secara materi. Ia meminta seluruh keuntungan yang diterima majalah tersebut karena telah memberitakannya bangkrut, disumbangkan kepada suatu badan amal, atas nama Andy Lau. (dtc-63) |