SUARA MERDEKA
 
INDEKS KEDU & DIY Senin, 26 Juli 2004

KEBUMEN- Para pengguna jalan dari Prembun-Rowokele (57 km) di daerah Kebumen yang merupakan ruas jalan arteri pada malam hari perlu berhati-hati.

YOGYAKARTA- Dunia pendidikan seharusnya menyentuh masalah-masalah kebudayaan, sehingga anak peserta didik berkemampuan memahami kebudayaan.

MAGELANG--Ditjen Dikdasmen mengembangkan program pendidikan dan pelatihan (diklat) berjenjang, mulai tingkat dasar, menengah, dan tinggi. Sebab, sekarang tak lagi bisa disamaratakan antara guru SD yang berijazah SPG dan D2.

YOGYAKARTA -Daya kreativitas dan imajinasi perusahaan periklanan Jawa Tengah, mengalami kemajuan cukup pesat. Terbukti, banyak perusahaan periklanan Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan emas maupun perak dalam Pinasthika Ad Festival 2004.

PURWOREJO- Layaknya pegawai negeri sipil (PNS), kepala desa dan perangkat desa se-Purworejo ditawari ikut asuransi kesehatan (askes). Penjelasan soal untung-rugi Askes diberikan di ruang Arahiwang Kantor Setda Purworejo, Sabtu.

KEBERANIAN H Madnoor (45) patut diacungi jempol. Pada saat para petani ''ketakutan'' melakukan budidaya tanaman panili, dia malah tertarik untuk mengembangkan pembibitan tanaman itu secara besar-besaran.

ENTAH berapa ribu botol yang sudah menjadi objek sapuan kuasnya. Tangannya bagai punya mata meliuk ringan mengikuti insting seninya. Tries Ponowady, penduduk Kelurahan Sambek Kabupaten Wonosobo menjadi satu-satunya pelukis botol yang menggeluti bidang itu sejak 1990.

KEBUMEN - PMI pada masa mendatang harus mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Seperti di Kabupaten Kebumen, 60 % kegiatan berjalan sukses berkat peran serta dan dukungan masyarakat.

MAGELANG- Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kota Magelang dilaksanakan di SD Kemirirejo 3, Jumat lalu (23/7). Wali Kota H Fahriyanto pada acara itu mengungkapkan, Pemkot sedang mencari pola yang tepat supaya anak yang tidak mampu terhindar dari putus sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Sri Yudoko SH menyarankan, warga yang tidak mampu supaya mengajukan beasiswa lewat sekolah, yang kemudian diteruskan ke instansinya. Dana untuk beasiswa berasal dari Pemkot Magelang, Pemprov Jateng, dan pemerintah pusat.(P60-76s)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA