SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Senin, 26 Juli 2004

BOGOR-Empat bank besar pengelola dana pihak ketiga (DPK), yakni Bank Mandiri, BCA, BNI, dan BRI, paling terkena dampak peraturan baru Bank Indonesia (BI) tentang Giro Wajib Minimum (GWM). Bank-bank tersebut memiliki DPK di atas Rp 50 triliun.

YAYASAN Dana Sejahtera Mandiri dan Yayasan Indonesia Damai Sejahtera bekerja sama dengan Bank BPD Jateng akan memberikan pinjaman kepada para bidan.

SEMARANG-Pusat perdagangan telepon seluler (ponsel) atau Semarang Cellular Trade Center (SCTC) resmi dibuka di lantai III Plasa II Plasa Simpanglima Semarang. Lima puluh tujuh gerai di situ melayani penjualan berbagai merek ponsel, aksesoris, serta perbaikan.

 

CIRI khas seseorang tergolong sebagai kaum perfeksionis adalah setiap keputusannya selalu didasarkan pada upaya pemilihan alternatif terbaik. Paham perfeksionis tidak hanya milik kaum kelompok atas, tetapi juga kelas bawah dan semua lapisan masyarakat.

JAKARTA-Perusahaan Daerah Air Minum menghadapi dilema. Di satu pihak harus meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi di pihak lain tidak boleh menaikkan tarif.

SEMARANG-Sampai akhir 2004 pemerintah tak berencana menaikkan harga pupuk atau mencabut subsidi yang selama ini dinikmati para petani.

 

BAGI penggemar sepakbola di Semarang nama Panser Biru tentu tak asing lagi. Kelompok suporter itu merupakan wadah bagi para pendukung setia PSIS.

JAKARTA-Kuku Bima TL, produk unggulan pabrik jamu PT Sidomuncul menerima penghargaan Indonesian Best Brand Award (IBBA) 2004 untuk kategori obat penambah gairah pria.

YOGYAKARTA-China mengundang pabrik cerutu PD Taru Martani Yogyakarta mengikuti pameran di Negeri Tirai Bambu tersebut November mendatang.  Tawaran itu disampaikan oleh Dubes China untuk Indonesia Lu Shumin ketika mengunjungi pabrik itu, Sabtu lalu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA