logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Juli 2004 RAGAM
Line

Caribe, Virus di Ponsel

SEBUAH virus kini muncul lagi di telepon seluler (ponsel). Namanya Caribe. Namun sedikit melegakan, karena virus ini hanya menyerang pada ponsel bersistem operasi Symbian versi 60. Virus yang ditemukan tanggal 16 juni 2004 ini diketahui berekstensi *.sis, tersamar sebagai Caribe Security Manager Utility. Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh beberapa vendor untuk mendukung aplikasi/fitur di ponsel.

Virus ini relatif kecil, sekitar 15.092 byte. Saat ini belum ada keluhan berarti akibat virus tersebut, terutama sampai merusak sistem operasi (mati total). Meski sedikit sekali informasi penyebaranan virus ini di Indonesia, namun dalam perbincangan di internet ditegaskan Caribe merupakan ancaman serius. Terutama bagi mereka yang suka menggunakan bluthoot (koneksi nirkabel) dalam berhubungan, baik untuk handsfree maupun untuk kirim data.

Menyebar di Mal

Virus Caribe bekerja dengan menyebarkan dirinya via bluthoot pada radius sekitar 10 meter. Mereka yang suka mengaktifkan bluthoot-nya di keramaian (mal) akan menjadi sasaran empuk. Karena ponsel yang sudah terinfeksi akan melakukan penetrasi ke ponsel lainnya. Pada layar ponsel penerima akan muncul tulisan receive massage yang dikirim via bluthoot (bukan SMS/MMS). Setelah dibuka, massage ini akan meminta instal untuk membuka pesan karena berekstensi *.sis. Ketika penerima telah menginstal atau membuka pesan, saat itulah ponselnya telah terinfeksi.

Jika sudah menginfeksi, Caribe akan membuat file-file baru di ponsel seperti:

- \system\apps\caribe\caribe.app

- \system\apps\caribe\caribe.rsc

- \system\apps\caribe\flo.mdl

- \system\symbiansecuredata\caribesecuritymanager\caribe.app

- \system\symbiansecuredata\caribesecuritymanager\caribe.rsc

- \system\symbiansecuredata\caribesecuritymaneger\caribe.sis

- \system\recogs\flo.mdl

- \system\installs\caribe.sis

Selanjutnya ia bersemayam di ponsel dan mengaktifkan dirinya jika menemukan jaringan bluthoot yang aktif. Caribe akan menghilang dengan sendirinya ketika ponsel dimatikan.

Pencegahan

Untuk mencegah penularan virus ini tentu saja jangan sering mengaktifkan bluthoot di keramaian (mal) jika tidak perlu. Jika ada pesan via bluthoot pertimbangkan untuk membuka/menginstal, terlebih pesan itu dari ponsel yang tidak dikenal. Bila sudah terlanjur lakukan langkah-langkah (untuk merek ponsel tertentu):

1. Instal program manager filenya

2. Letakkan di sistem direktori

3. Cari drivenya (A through Y) untuk direktori \system\apps\caribe.

4. Hapus file caribe.app, caribe.rsc, dan flo.mdl dari direktori \carib.

5. Arahkan ke drive C:\system\symbiansecuredata\caribesecuritymanager.

6. Hapus file caribe.app, caribe.rsc, dan caribe.sis.

7. Arahkan ke drive C:\system\recogs directory.

8. Hapus file flo.mdl.

9. Arahkan ke drive C:\system\installs directory.

10.Hapus file caribe.sis.

Sebagai catatan, terkadang file caribe.rsc tidak bisa dihapus ketika programnya sedang berjalan atau virus sedang berada di sistem koneksi bluthoot. Jika hal ini terjadi, pastikan semua file sudah terhapus. Kemudian restart ponsel dan ulangi langkah 4 dan 6 karena bisa jadi file tersebut tidak terhapus dengan benar. Kemudian hapus dan pastikan file caribe.sis yang merupakan sumber ''malapetaka'' itu hilang.(Aribowo-35)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA