| Senin, 26 Juli 2004 | NASIONAL |
100 Rumah Ludes Terbakar
JAKARTA- Lebih kurang 100 rumah ludes terbakar di perkampungan padat di RW 2 RT 7, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (25/7). Hingga pukul 15.10, api belum dapat dipadamkan. Berdasarkan informasi seorang warga, Hamid, api berasal dari sebuah warung pecel lele di kawasan kios pasar ikan dan daging di pasar Karanganyar. Api mulai memercik pukul 11.00 lalu menjalar ke perumahan di ujung pasar. Warung pecel lele sumber api itu dekat perumahan penduduk sehingga api lebih menyebar ke situ ketimbang ke kios daging dan ikan. Kepala Subdin Pemadam Kebakaran (SPK) Unit II Polres Jakpus Joko Pramono menyatakan sampai saat ini pihaknya belum mengetahui jumlah bangunan yang terbakar ataupun korban. ''Kami akan mencari informasi lebih lanjut,'' ujar Joko di lokasi. Pihaknya menurunkan 10 mobil pemadam namun kesulitan memadamkan api karena tidak tersedia air yang mencukupi. ''Api belum bisa dipadamkan karena susah dapat air,'' kata Hamid. Petugas mengambil air dari Kali Anyar, kali kecil yang airnya sangat dangkal karena musim kemarau. Selang juga harus disambung-sambung, berputar-putar menuju ke lokasi kebakaran karena sangat jauh dari lokasi pengambilan air. Seorang warga bernama Iskandar kepalanya bocor karena terjatuh dari atap rumah ketika berusaha memadamkan api. Seorang warga yang lain kakinya patah karena usaha serupa. Akibat musibah tersebut, 2.500 orang kehilangan rumah. "Sebanyak 600 keluarga atau 2.500 orang kehilangan tempat tinggal," ungkap Lurah Karanganyar Fauzi. Selain itu, dua orang mengalami luka bakar. Mereka adalah Suparlan, warga RT 3 RW 2 dan Ucup warga RT 2 RW 2. Fauzi mengungkapkan, sumber api diduga dari kompor yang meledak di warung pecel lele di deretan kios pasar ikan dan daging pasar Karanganyar. Pihaknya akan membangun posko kesehatan, posko penampungan, dan dapur darurat dari bantuan kelurahan, kecamatan, dinas sosial, dan PMI untuk korban kebakaran terebut.(dtc-33r) | ||||