logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Juli 2004 SEMARANG
Line

Warga Mulai Kesulitan Air Bersih

  • Dampak Kekeringan di Grobogan

GROBOGAN- Ratusan warga di Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, pada musim kemarau ini, mulai kesulitan air bersih. Akibatnya, mereka harus mencari sumber yang masih ada airnya. Yang mampu, dapat merogoh koceknya untuk membeli air ke PDAM.

"Memang sebagian warga kami terpaksa mencari air bersih pada sumber-sumber yang masih ada airnya karena sumur mulai kering. Adapun warga yang mampu biasanya membeli air bersih. Meski demikian, kekeringan di wilayah kami masih terkendali karena ditunjang dengan dua waduk di wilayah kami," ungkap Camat Toroh Drs Mat Suberi di kantornya, kemarin.

Lebih lanjut dia mengemukakan, karena saat ini kekeringan di wilayahnya masih bisa teratasi, pihaknya belum mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada Bupati Grobogan. "Yang pasti, saya sudah melaporkan kondisi di sini," ujarnya.

Untuk mengatasi kekeringan di Kecamatan Toroh terutama di daerah perkotaan, dia mempunyai pemikiran untuk mengambil air secara langsung dari Waduk Kedungombo. Namun karena itu merupakan wewenang PDAM, dia berharap perusahaan tersebut jika mampu membuatkan saluran tersebut. "Toroh dan sekitarnya itu sudah layak diberi sambungan PDAM, sebab masyarakat sudah maju, pendapatannya juga tinggi, serta calon pelanggannya banyak," kata dia.

Hal senada dialami Mariana, warga Kecamatan Kradenan. Menurut penuturan dia, kekeringan sudah mulai terasa di desanya. Meski demikian, kekeringan itu belum begitu parah karena masih ada sumber air di beberapa sumur dan sendang.

Warga yang kesulitan air bersih berbondong-bondong mengambil air di sumur atau sendang di sekitar desanya. "Saya, hingga kini belum kesulitan air bersih sebab sumur saya masih ada airnya," tuturnya.

Sementara itu, Kabag Sosial Pemkab Grobogan Drs M Nursyahid mengatakan, setidaknya 115 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Grobogan itu dinilai rawan kekeringan.

Direktur Utama PDAM Grobogan Ir Mulyadi SP menekankan, pihaknya siap membantu warga yang mengalami kesulitan air bersih. Dalam penyaluran air bersih, pihaknya bekerja sama dengan Pemkab. "Untuk warga Toroh, kami siap membantu air bersih. Sementara itu, untuk membuat terminal air ataupun saluran, kami belum mampu," tuturnya. (H3-91j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA