logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Juli 2004 SEMARANG
Line

Tidak Semua Wilayah Dinilai Kebersihannya

BALAI KOTA- Tidak semua wilayah Kota Semarang dinilai oleh Kementerian Lingkungan Hidup dalam lomba kebersihan yang memperebutkan Adipura. Deputi Menteri Lingkungan Bidang Peningkatan Kapasitas Pengeloalan Lingkungan Hidup Kewilayahan, M Gempur Adnan menuturkan, lokasi-lokasi penilaian dalam lomba kebersihan itu meliputi perumahan, sarana kota, perairan, dan tempat pembuangan akhir sampah. Adapun sarana kota meliputi jalan utama, pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, terminal, stasiun, pelabuhan, dan rumah sakit.

Penilaian pada tempat-tempat itu mengenai keteduhan, drainase, dan keberadaan sampah. ''Dari semua lokasi diambil beberapa sampel untuk dinilai,'' kata dia.

Adapun sampel untuk bidang perumahan, meliputi kawasan perumahan di Puspogiwang, Perumahan Semarang Indah, dan Bandarharjo. Dari segi keteduhan, perumahan di Puspogiwang lebih baik dibandingkan dengan kawasan Perumahan Semarang Indah dan Bandarharjo.

Namun dari sisi drainase dan kebersihan sampah, Perumahan Semarang Indah lebih baik dibandingkan keduanya.

Pasar yang dijadikan sampel penilaian sarana kota, yakni Pasar Johar dan Pasar Peterongan. Adapun penilaian sarana jalan, yakni Jalan Pemuda, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Pandanaran.

Dalam kategori keteduhan, Jalan Pandanaran lebih baik dibandingkan dengan Jalan Pemuda. Namun dari sisi kebersihan, Jalan Pemuda lebih baik. Rumah sakit yang dinilai RS Kariadi dan RSUD Kota Semarang. RS Kariadi unggul dibandingkan dengan RSUD Semarang. Sekarang penilaian terhadap kota-kota bersih itu setahun dilakukan tiga kali. Kota Semarang berada di peringkat ke-5 dengan nilai 69,65. (G17,H1-64i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA