logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Juli 2004 EKONOMI
Line

China Tertarik Cerutu Taru Martani

YOGYAKARTA-China mengundang pabrik cerutu PD Taru Martani Yogyakarta mengikuti pameran di Negeri Tirai Bambu tersebut November mendatang.

Tawaran itu disampaikan oleh Dubes China untuk Indonesia Lu Shumin ketika mengunjungi pabrik itu, Sabtu lalu.

Dia tertarik pada cerutu produksi pabrik yang berdiri sejak 1918 tersebut. Diperkirakan mampu bersaing di pasar dunia karena cita rasanya yang khas.

Meskipun mengaku bukan penikmat fanatik, tapi ia bisa memberi penilaian karena di negaranya juga banyak pabrik sejenis dan banyak masyarakatnya yang menjadi pecandu cerutu.

''Prospek cerutu Taru Martani bagus karena aromanya yang khas merupakan daya tarik tersendiri,'' ujar Lu Shumin yang berkesempatan melihat dari dekat proses pembuatan cerutu.

Bimo N Wartono, Direktur Utama PD Taru Martani mengatakan kunjungan Lu Shumin itu merupakan langkah awal untuk menjajaki pasar China. Pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada salah satu perusahaan di sana dan memperoleh tanggapan positif.

''Kami sudah menawarkan exclusive gift kepada Petro China International Companies dan mereka langsung memesan,'' tuturnya.

PD Taru Martani, lanjut dia, saat ini makin gencar melakukan pemasaran produknya ke berbagai negara, termasuk China. Salah satu strateginya adalah membangun Yogya Connection, yakni menggugah semangat persaudaraan dengan kota-kota di dunia untuk membentuk jaringan.

Dengan demikian diharapkan cerutu buatan pabriknya bisa menjadi trade mark Yogyakarta. Setiap orang yang datang ke kota itu belum merasa sreg jika tidak membeli cerutu Taru Martani. Barang tersebut bukan hanya untuk dinikmati, tetapi sekaligus sebagai suvenir.

Pihaknya telah mengembangkan berbagai produk yang disesuaikan dengan pasar lokal dan internasional. (D19-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Liputan Pemilu | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA