logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 24 Juli 2004 PANTURA
Line

Bayi Baru Lahir Dijerat sampai Tewas

KAJEN- Diduga karena malu akibat melahirkan tanpa suami, Lulik Ernawati (19), warga Kelurahan Kutosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan tega membunuh bayi yang baru dilahirkannya dengan menjerat leher bayi menggunakan kerudung, Jumat (23/7) kemarin. Dalam beraksi, dia dibantu kedua orang tuanya, Rustinah (41) dan Tahrir (46).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Suara Merdeka, perbuatan ketiga tersangka itu diketahui warga saat melihat kondisi perubahan pada perut Lulik yang sebelumnya diketahui mengandung tiba-tiba sudah mengecil. Warga juga curiga pada gundukan tanah di belakang rumah tersangka. Setelah dibongkar, ternyata ditemukan sesosok bayi perempuan masih lengkap tali pusarnya dalam kondisi sudah tak bernyawa. Melihat kejadian itu, warga langsung melapor ke polisi setempat.

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung menuju ke tempat kejadian. Kemudian untuk proses penyidikan, Lulik dan kedua orang tuanya dibawa ke Mapolres Pekalongan. Dalam pemeriksaan sementara yang dilakukan Polres Pekalongan, Lulik menyangkal anak tersebut adalah hasil hubungan dengan pacarnya. Dia menuturkan, anak yang dilahirkannya itu merupakan anak setan sehingga dia menyuruh kedua orang tuanya untuk membunuhnya setelah lahir.

Menurut keterangan Rustinah saat ditemui di sela-sela pemeriksaan, pembunuhan itu dia lakukan karena disuruh anaknya dengan cara menjerat leher bayi tersebut menggunakan kerudung. "Setelah lahir bayi menangis, kemudian Lulik menyuruh membunuh karena bayi tersebut adalah bayi setan," ujarnya.

Setelah itu, bayi kemudian dikubur di belakang rumah. Kapolres Pekalongan AKBP Drs Lotaria Latief didampingi Kasatserse AKP M Usup Sumanang SH menandaskan, pembunuhan yang dilakukan ketiga tersangka itu karena malu terhadap warga sekitar. "Karena malu, ketiga tersangka tega membunuh bayi yang baru lahir. Kami akan mengembangkan dan mencari tahu tentang pria yang menghamili Lulik," imbuhnya. (wn-74j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA