logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 24 Juli 2004 PANTURA
Line

109 Gedung SD Memprihatinkan

BREBES - Kondisi 109 gedung sekolah dasar (SD) di Kabupaten Brebes kini sangat memprihatinkan. Selain sudah tua, bangunan sekolah tersebut rata-rata tidak layak lagi digunakan untuk tempat belajar siswa.

Berdasarkan data di Subdin TK/SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Brebes, 109 gedung SD itu masuk kategori rusak berat. Gedung-gedung tersebut pada umumnya dibangun tahun 70-an, sebagian besar SD inpres dan SD yang terkena bencana alam. Misalnya, bangunan SDN 2 Randusari Kecamatan Losari, atapnya sudah rapuh dan dinding temboknya banyak yang retak. Bahkan, dinding tembok tersebut kalau ditendang bisa ambrol.

"Saya ikut prihatin melihat bangunan itu. Ada guru yang bilang kepada saya, kalau dinding tembok didorong saja bisa ambruk," ujar staf Subdin TK/SD Dasirin, kemarin.

Melihat banyak bangunan yang sudah tua, Kasubdin TK/SD Drs Abdul Jamil MM telah berupaya memperjuangkan agar gedung tersebut segera mendapat perhatian. Dari 109 gedung yang termasuk rusak berat, pihaknya mengusulkan mendapat bantuan perbaikan Rp 120 juta. Namun, karena keterbatasan dana APBD II, tahun ini baru 40 SD yang memperoleh dana rehab berat dengan dana perbaikan Rp 60 juta sampai Rp 120 juta.

Perbaikan gedung yang rusak berat, lanjut Abdul Jamil, bakal memakan dana Rp 3 miliar lebih. Perbaikan akan ditangani rekanan setelah proses lelang selesai. Selain itu, pihaknya juga menyediakan dana Rp 6,5 miliar untuk rehab sedang 164 gedung SD. Namun, khusus rehab ringan, Pemkab akan menyerahkan pekerjaan kepada komite sekolah dengan pola block grant. Pola ini dinilai berhasil dilaksanakan sekolah ketika menerima dana hibah Pemerintah Belanda.

Sebetulnya, bila mencermati usulan dari Kantor Dinas P dan K kecamatan, bangunan SD yang harus direhab total semua ada 109 gedung. Yang harus direhab berat 134 gedung, meliputi yang rusak ringan 168 SD dan madrasah ibtidaiyah (MI) 42 gedung. Selain itu, ada 52 SD membutuhkan ruang kelas baru dan 139 SD membutuhkan mebel karena mebel yang lama sudah rusak. (wh-74e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA