| Sabtu, 24 Juli 2004 | OLAHRAGA |
Haan: Jangan Terlalu Percaya DiriBEIJING-Pelatih China Arie Haan mengigatkan para pemainya agar tidak terlalu percaya diri setelah menundukkan Indonesia 5-0. Tuan rumah menggunduli anak-anak asuhan Ivan Kolev di Beijing, Rabu lalu, untuk memimpin Grup A. Mereka hanya perlu satu poin ketika melawan Qatar, Minggu besok, untuk mencapai perempat final. ''Tentu hasil itu bagus untuk kepercayaan diri mereka, tapi yang penting sekarang adalah pertandingan mendatang," kata anggota tim Belanda pada 1970-an, yang kalah dalam dua final Piala Dunia. "Kita bermain bagus dan menundukkan Indonesia, tapi mungkin jika melihat hasil itu tidak begitu aneh. Kita adalah tim Cina dan sudah diperkirakan akan menundukkan tim seperti Indonesia,'' katanya. "Faktor merasa bagus adalah penting, tapi kita harus hati-hati." Haan yang timnya bermain imbang 2-2 pada pertandingan pertama lawan Bahrain, takut pemain andalannya Hao Haidong mengalami cedera serius. Kaki striker ini terkilir dan mungkin akan absen ketika melawan Qatar. China yang belum pernah memenangi Piala Asia, makin berpengharapan dengan penampilan bagus pemain tengah yang bermukim di Jerman Shao Jiayi. Dia mencetak dua gol indah ke gawang Hendro Kartiko. Padahal pemain TSV Munich 1860 itu mengalami cedera lutut Agustus tahun lalu. Dia mengalami kesulitan untuk kembali bugar musim ini. "Pertandingan itu membantu dia dalam mengembalikan kepercayaan diri. Dia sudah kembali mendekati penampilan terbaiknya,'' ujar Haan. "Tapi kita semua kini harus memusatkan perhatian pada pertandingan berikut. Saya tak ingin ada pemain yang sudah merasa berada di perempat final. Itu bahaya." Jepang Juara bertahan Jepang akan mengadopsi sebuah formula bermain lebih menyerang saat melawan Thailand, Sabtu malam nanti. Mereka berupaya mengamankan sebuah tempat di perempat final. Pelatih Zico sudah meminta anak-anak asuhannya untuk meninggalkan permainan hati-hati, seperti ketika mengalahkan Oman 1-0 pada pertandingan pertama mereka di Grup D. "Kami akan berusaha mencetak gol lebih dulu untuk membantu kami stabil," kata pelatih asal Brasil ini. Dalam pertandingan itu, timnya terpaksa bertahan dalam waktu lama setelah gol pada menit ke-34 dari Shunsuke Nakamura. "Kami membutuhkan nilai tiga seperti yang kami raih pada pertandingan pertama, sehingga semua pemain sadar bagaimana pentingnya pertandingan ini." Dia akan memainkan pemain tengah kreatif, Mitsuo Ogasawara bersama pemain yang tampil di Liga Italia, Nakamura dalam daftar pemain yang akan tampil di Chongqing. "Kami akan menyerang Thailand," katanya. "Secara mental kami ceroboh saat melawan Oman sehingga kami perlu bermain lebih baik lagi."(ant,rtr-22) |