SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Kamis, 22 Juli 2004

RAMALLAH - Perdana Menteri Palestina Ahmed Korei mengutuk keras penembakan terhadap Nabil Amr, seorang penentang Presiden Yasser Arafat. Serangan itu dianggap sebagai bagian dari perebutan kekuasaan yang kacau di dalam tubuh Otoritas Palestina.

BAGDAD - Pemerintah Jepang kemarin berjanji mempertahankan pasukannya di Irak, meskipun kelompok militan Irak terus menebar ancaman untuk membunuh warga Jepang. Tokyo tampaknya tidak ingin seperti Filipina, yang takluk pada tuntutan para penculik untuk menarik pasukan guna menyelamatkan nyawa seorang sandera Filipina.

CEDAR RAPIDS - Setelah melancarkan dua perang, Presiden George W Bush, Selasa lalu, mengatakan dia ingin menjadi ''presiden perdamaian'' dan melayangkan pukulan ke arah rivalnya dari kubu Demokrat karena menjadi pengacara dan lemah dalam pertahanan.

LIMA - Sedikitnya 46 anak meninggal dunia, karena tidak tahan pada suhu dingin luar biasa yang melanda lebih dari separo wilayah Peru. Wilayah yang terserang hawa dingin itu berpenduduk 158.000 orang.

KHARTOUM - Sebanyak 14 pria tewas ketika milisi menyerang suatu kelompok suku nomad di Negara Bagian Darfur Selatan, Sudan barat, lapor media, Rabu.

KABUL - Tentara Nasional Afghanistan menewaskan 15 anggota gerilyawan Talib di Provinsi Uruzgan, Afghanistan tengah, lapor televisi yang dikelola pemerintah, Selasa malam.

BERLIN - Sungguh sadis perilaku wanita Jerman ini. Betapa tidak. Dia tega membunuh bayinya yang baru lahir dan menyembunyikan mayatnya di dalam freezer selama lebih dari 12 bulan. Polisi di Kota Cologne, Jerman barat, Selasa lalu, mengatakan pemilik tanah yang sedang memeriksa bangunan rumah wanita itu menemukan mayat di freezer, Sabtu lalu. Penemuan tersebut mengarah pada penangkapan penyewa berusia 23 tahun atas tuduhan pembunuhan.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA