logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 22 Juli 2004 BUDAYA
Line

Seni Perekat Antarbangsa

MUSIKUS etnik asal Spanyol, Carlos Blanco Fadol diterima Gubernur H Mardiyanto di ruang kerjanya, Kantor Gubernuran Lantai II, Jl Pahlawan, Rabu (21/7) siang kemarin.

Kedatangannya didampingi Eva, temannya, serta beberapa pengurus Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT). Di antaranya Yudiono KS, Djawahir Muhammad, dan Marco Manardi.

Dalam kesempatan itu, Fadol menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Jawa Tengah, terutama Gubernur atas pemberian seperangkat gamelan Jawa kepadanya.

Untuk mewujudkan ucapan terima kasihnya itu, malam ini Fadol akan mempersembahkan sebuah pentas kolaborasi bersama Congrock 17 di Auditorium RRI Semarang mulai pukul 19.00.

Mardiyanto mengatakan, seni dan budaya bisa menjadi perekat antarbangsa. Hal itu dikatakannya setelah melihat apresiasi yang dilakukan Fadol terhadap gamelan Jawa dan berbagai musik etnis di Nusantara lainnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Fadol menukas dunia membutuhkan pemimpin yang berpikir seperti Mardiyanto, bukan berpikir tentang perang.

Sore harinya, musikus berambut gondrong itu menyempatkan diri mengunjungi Kantor Suara Merdeka Biro Kota Semarang. Di tempat tersebut, dia diterima Kepala Biro H Agus Fathudin Yusuf dan beberapa staf redaksi lainnya.

Fadol banyak bercerita tentang aktivitas bermusik yang dia lakukan, konsep bermusik, serta pengalaman-pengalamannya dalam melakukan penelitian terhadap musik etnik dari seluruh penjuru dunia. (Rukardi-81)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA