| Selasa, 20 Juli 2004 | SALA |
Truk Sayur Terguling, 8 Penumpang LukaKARANGANYAR - Truk sarat muatan sayur dan para pedagang, kemarin sekitar pukul 05.00, terguling di jalan raya Solo-Tawangmangu, Serut, Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar Kota. Kendati tak menelan korban, paling tidak delapan dari 11 penumpang, termasuk sopir, harus dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar. Sementara itu pada pukul 09.30 terjadi tabrakan antara dua sepeda motor di perempatan jalan raya dekat Pasar Tawangmangu. Salah satu korban, Sutarni (40), warga Desa Blumbang, Tawangmangu, tewas ketika dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Anaknya yang memboncengkan, Parjono (18), hanya terluka ringan. Adapun penabrak yang hingga kini belum diketahui namanya masih dicari. Kecelakaan tunggal truk sayur bermula dari ban belakang sebelah kiri yang meletus ketika kendaraan itu meluncur dengan kecepatan tinggi. Saat itu sekitar pukul 04.30 truk yang dikemudikan Suyadi, warga Metesih, bertolak ke berbagai pasar di Karanganyar dan Jaten untuk mengantar pedagang. Tiba di Serut, salah satu ban belakang bagian kiri meletus. Kendaraan oleng. Sopir tak bisa mengendalikan truk karena jalan raya menurun tajam. Rem pun tak bisa digunakan lagi. Blong. Setelah melaju cukup jauh tanpa kendali dengan ban kempis, truk terguling. ''Seluruh penumpang terlempar keluar. Saya tak bisa membayangkan kondisi mereka. Semua orang yang jatuh menjerit, minta tolong,'' kata Sayem. Sayem (45), warga Nggondang, Kelurahan Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, bersama Sumi (40), tetangganya, adalah korban yang kini masih dirwat di RS PKU Muhammadiyah. Mereka harus dirawat intensif karena terluka cukup parah. ''Sebenarnya penumpang yang jadi korban, termasuk sopir, 11 orang. Karena terluka ringan, mereka hanya rawat jalan. Adapun pedagang yang tidak terluka melanjutkan tujuan untuk berjualan di pasar,'' kata Yanti, anak Sayem, yang setia menunggui sang ibu di rumah sakit.(G8-86) |