logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 SALA
Line

Pasar Baturetno Sangat Semrawut

WONOGIRI- Karena pengelolaannya tidak profesional, ditambah tidak adanya pengaturan penegakan disiplin terhadap peruntukan tempat, memicu situasi pasar di ibu kota Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, berkembang semrawut. ''Suasananya kini betul-betul sangat semrawut,'' ungkap tokoh warga Baturetno, Ir Pringgo Sudono.

Pringgo, Senin (19/7), menyampaikan itu saat mengikuti rapat koordinasi membahas rancangan daftar skala prioritas pembangunan daerah Kabupaten Wonogiri tahun anggaran 2005, di ruang rapat lantai tiga gedung Bappeda Wonogiri.

Ketua Bappeda Drs Sutomo Sutowidjojo MSi menyatakan, rapat digelar dengan melibatkan berbagai kalangan birokrat, tokoh masyarakat, swasta, para pemimpin LSM, dan pengurus aneka organisasi yang eksis. Tujuannya, untuk ajang pra-musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), dengan mengacu perlunya mengedepankan asas skala prioritas, mengingat keterbatasan dana anggaran yang tersedia.

Dia menuturkan, awal tumbuhnya kesemrawutan pasar Baturetno dipicu oleh lemahnya pengaturan pedagang sejak dini. Dia mencontohkan, ketika pemerintah telah membangunkan fasilitas pasar buah di suatu lokasi yang telah ditentukan, tidak dimanfaatkan.

Jumlah Berlebihan

Ironisnya, banyak pedagang buah dibiarkan berjualan sesuka hati di tepian jalan bahkan di sudut-sudut perempatan. ''Kalau tak ditertibkan, apa sekiranya saya nanti juga diizinkan ketika menggelar dagangan di jalanan atau perempatan, misalnya?'' katanya.

Kepala Dinas Pasar Drs Adhie Sutanto MM menyambut baik masukan yang disampaikan Pringgo. Tentang kesemrawutan pasar Baturetno, itu lebih disebabkan karena tempat yang ada sekarang tidak lagi menampung komunitas pedagang pasar.

''Jumlah mereka memang sudah berlebihan. Di sisi lain, mereka sudah berkali-kali ditertibkan tapi bersikap mbandel, nekat berjualan di tempat yang sebenarnya dilarang. Kami sampai tak tega untuk lebih tegas lagi, mengingat mereka itu berdagang demi mencari nafkah kehidupan bagi diri dan keluarganya,'' ungkapnya.(P27-20s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA