| Selasa, 20 Juli 2004 | SALA |
Renovasi untuk Tampung Semua Pedagang
BALAI KOTA - Renovasi total Pasar Klewer merupakan salah satu upaya agar semua pedagang bisa tertampung di bursa tekstil tersebut. Dengan demikian, pedagang pelataran itu tak perlu merisaukan rencana renovasi yang bakal digulirkan Pemkot bersama investor tersebut. Hal itu dikemukakan Plt Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (BIK) Drs Purnomo Subagyo menanggapi kekhawatiran pedagang oprokan yang mengadu kepada Dewan lantaran waswas renovasi merupakan upaya meminggirkan mereka. ''Renovasi total merupakan penataan menyeluruh, sehingga semua pedagang bakal mendapatkan tempat. Yang diutamakan memang pedagang yang punya surat hak penempatan (SHP), tapi pedagang lain juga akan disediakan tempat,'' ujarnya kepada wartawan, kemarin. Pada bagian lain, Purnomo menjelaskan, rencana sosialisasi pengembangan Pasar Klewer dengan melibatkan investor bukan bentuk keberpihakan Pemkot. Menurutnya, kehadiran investor untuk berjaga-jaga jika ada pihak yang menanyakan konsep pembangunan bursa perdagangan tekstil terbesar setelah Pasar Tanah Abang Jakarta itu. Salah Persepsi Disinggung mengenai rencana pengembangan yang dinilai salah persepsi, yakni pedagang menginginkan penataan tetapi Pemkot justru mengegolkan renovasi, diakuinya itu mungkin salah persepsi. Namun, rencana yang digulirkan Pemkot bukan tanpa alasan. Yang pertama, renovasi tersebut bertujuan agar semua pedagang baik yang di lorong pasar, pintu masuk maupun tempat lainnya tertampung di bursa perdagangan tekstil tersebut. Jika yang dilakukan Pemkot hanya penataan, hal itu dinilai bakal tidak menyeluruh. Sebab, penataan kemungkinan besar hanya mengutak-atik pedagang yang tidak berada di tempatnya, misalnya oprokan, dan bukan pedagang yang punya tempat tetap. Hal itu rawan menimbulkan perpecahan. Karena itu, Pemkot mengambil jalan tengah yakni renovasi total agar semua pedagang tertampung. Menurut Purnomo, dalam sosialisasi tersebut Wali Kota akan menyampaikan secara langsung penjelasan seputar rencana tersebut. Namun, orang nomor satu di Pemkot tersebut tidak akan datang ke Pasar Klewer tapi mengundang pedagang. Dalam sosialisasi itu investor diundang sekalian agar tuntas, sehingga tidak ada kesan konsepnya belum jelas. Investor sekaligus bisa mendengar langsung keinginan pedagang, berapa harga kios nanti dan sebagainya. Menurut rencana, seluruh pedagang baik oprokan, pengontrak maupun pemilik kios akan diundang ke forum sosialisasi tersebut. Namun, waktu dan tempatnya belum bisa dipastikan. Yang jelas, acara itu paling lambat bakal digelar dalam minggu ini. Sosialisasi itu, kata dia, merupakan upaya penyatuan persepsi antara Pemkot, pedagang yang pro dan yang kontrarenovasi. Selama ini polemik seputar renovasi itu disebabkan oleh perbedaan persepsi dan ketidaktahuan berbagai pihak.(G18-17e) |