| Selasa, 20 Juli 2004 | SALA |
Unit Khusus Kejar Wanita Pencuri MobilSOLO - Tim Reskrim Polresta Surakarta kemarin membentuk unit khusus untuk memburu pencuri mobil yang menggunakan modus mirip yang digunakan Ayu, "si ratu" pencuri mobil. Pencurian itu menimpa Dwi Joko Irianto (42) warga Perum Josroyo Indah, Jaten, Karanganyar, Sabtu lalu. Korban kehilangan mobil Kijang LGX keluaran 2003 setelah berkencan dengan seorang wanita di sebuah hotel di belakang Terminal Bus Tirtonadi Solo. Wanita ayu teman kencannya itu bukan hanya membawa kabur mobil Kijang, melainkan juga telepon seluler Nokia 3250 serta uang tunai Rp 2 juta. "Memang ada kemiripan, tapi kami belum yakin mereka saling terkait. Kedua pelaku sama-sama menggunakan obat tidur dan menginap di hotel untuk memperlancar aksinya, tapi cara kencannya yang berbeda," kata Kasat Reskrim AKP Masrur, kemarin. Dia menyebutkan, bila Ayu-kini tengah menjalani masa hukuman di Rutan Surakarta setelah ditangkap polisi pada awal tahun lalu di Lampung-lebih memilih korban para pemilik mobil sewaan, tidak demikian dengan pelaku yang kini "menggarap" Dwi Joko Irianto. Korban dipikat dengan umpan gadis cantik yang menerima ajakan kencan. Namun, setelah di dalam kamar, korban diberi minuman yang diduga dicampur obat tidur, sehingga dia tertidur pulas. "Sindikat Ayu tidak sampai mengajak kencan. Dia hanya menyewa mobil dari luar kota dan melumpuhkan sopirnya ketika sampai di Solo," katanya. Tergolong Rapi Aksi kejahatan yang diotaki Ayu tergolong rapi. Selain sejumlah anak buahnya, dia juga melibatkan suaminya, Eko, yang kini masih buron. "Ciri khas kelompok Ayu yaitu menjual mobil hasil kejahatan secara lengkap dengan STNK-nya. Dia disebut ratu pencuri mobil karena tidak hanya sekali beraksi tapi belasan kali. Di Solo dia mengaku beraksi sebelas kali, belum di kota lain." Masrur menyebutkan, modus kejahatan mengumpankan gadis cantik sebenarnya pernah muncul di Solo pada 2003. Ketika itu kejadiannya menimpa warga Semarang. Korban yang sales obat itu kehilangan mobil Kijangnya setelah diajak tidur seorang perempuan cantik di hotel kawasan Tipes Jl Veteran. Sebelum kencan, lelaki korban itu diajak berkeliling kota dan mampir minum jamu. "Kasus itu hingga sekarang belum terungkap. Mungkin saja pelaku kedua kejadian itu sama," paparnya. Karena itulah, dia kembali membuka file lama tentang aksi kejahatan pencurian mobil yang mengumpankan gadis cantik. Pihaknya berharap akan terbuka tabir siapa pelaku atau otak sindikat kejahatan itu. "Memang ada anak buah Ayu yang belum tertangkap, tapi kami juga mengarahkan ke pihak lain. Mudah-mudahan ada gambaran yang lebih jelas. Untuk menangani perkara itu, kami membentuk unit khusus." (san-17e) |