logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 SALA
Line

Armed Akan Bawakan "Tidak Semua Laki-laki"

EUFORIA dan ingar bingar Konser Akademi Fantasi Indosiar (AFI) 2, seperti pada beberapa waktu lalu, tampaknya bakal melanda Kota Solo lagi. Hanya, kali ini berbeda. Bukan lagi Konser AFI 2 dengan Theodora Meilani Setyowati, yang akan menjadi "magnetnya".

Kini giliran Kontes Dangdut TPI (KDI) yang akan menjadi sumber euforia tersebut. Mengapa KDI? Ya, karena dalam kontes itu ada seorang peserta bernama Armed Kartika Candra. Dialah ikon baru dunia musik dangdut di Solo saat ini.

Karena itu, tak heran, geliat masyarakat Solo seperti saat ramai-ramai memberikan dukungan kepada Tia, juga mulai terasa untuk Armed. Setidaknya, lima belas suporter Armed dari Solo datang ke Jakarta. Sepuluh suporter pada Senin (19/7) kemarin berangkat dengan naik kereta api, sedangkan lima suporter Selasa ini berangkat dengan pesawat terbang.

"Mereka akan bertemu dengan puluhan suporter yang sudah di Jakarta. Mereka adalah sanak saudara Armed yang tinggal di Ibu Kota dan Bandung. Jadi kalau sudah bertemu kekuatan suporter 40-an orang," ujar Mayor Haristanto, Komandan Armed Die Hard Fans, kepada Suara Merdeka kemarin.

Gebrak Konser

Mantan Presiden Pasukan Suporter Solo Sejati (Pasoepati) tersebut juga mengatakan, dalam memberikan dukungan di Teater Tanah Airku (tempat yang digunakan pentas KDI), para suporter berjanji akan menggebrak kontes yang akan diselenggarakan pada Selasa (20/7) malam nanti. "Karena itu, kami sudah menyiapkan berbagai sarana untuk menyita perhatian penonton KDI," tandasnya.

Antara lain, kata dia, suporter telah menyiapkan pernik-pernik, seperti sejumlah spanduk besar berwarna-warni. Spanduk-spanduk tersebut bertuliskan antara lain "Armed Forever", "Armed Never Die", dan "Red Carpet for Armed".

"Spanduk itu sumbangan dari berbagai elemen masyarakat Solo yang turut peduli dengan Armed. Misalnya, dari OM Ervana, Citra Visual, Asppro, Smart Pro, Sticky, dan Republik Aeng-Aeng," tandas lelaki kelahiran Wonogiri tersebut.

Selain spanduk, para suporter juga dilengkapi dengan pakaian seragam berupa kaus bergambar Armed, topi kertas, gabus, dan konveti bertuliskan "Armed Solo".

Menyinggung soal adanya suporter yang naik pesawat, kata dia, itu sebagai salah satu upaya mendongkrak citra Armed dan citra musik dangdut pada umumnya. "Pada Minggu lalu saya kontak dengan Armed via telepon. Dia sangat berharap dukungan dari masyarakat Solo. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat (lebih khusus pada Wali Kota Slamet Suryanto) yang telah memberikan dukungan kepadanya.

Dia menambahkan, dalam kontes nanti Armed akan menyanyikan lagu yang pernah dipopulerkan Basofi Sudirman, yakni "Tidak Semua Laki-laki." (Wisnu Kisawa-17e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA