logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 SALA
Line

Polisi Masih Buru Wage

SOLO - Polisi perlu berupaya lebih keras untuk meringkus Wage, tersangka penganiaya Agung Setiawan (30), warga Kampung Margomulyo, Banyuanyar, Solo.

Hingga kemarin, tersangka yang melukai korban dengan belati itu tidak juga pulang ke rumahnya di Banyuanyar.

Sementara itu, polisi juga belum menemukan tempat persembunyian pelaku. "Tersangka bagai hilang ditelan bumi. Dia kabur setelah mengetahui korbannya terkapar bersimbah darah. Belatinya juga belum kami temukan," kata Kasat Reskrim Polresta Surakarta AKP Masrur, kemarin.

Masrur menyebutkan, ada indikasi kuat sebelum kabur tersangka pulang ke rumahnya. Ketika pulang itu dia membawa sejumlah pakaian. "Dengan kesiapan itu kami yakin dia kabur ke luar kota atau paling tidak menginap di rumah kenalannya untuk jangka waktu lama. Saat pulang tersangka tidak sempat berganti pakaian," paparnya.

Wage ternyata tidak hanya terlibat kasus penganiayaan terhadap kondektur bus PO Rajawali karena sebelumnya dia diduga juga melakukan sejumlah tindak kriminal. "Ada dugaan dia pernah mencuri motor. Selain itu, Wage juga pernah mengiris kuping salah seorang temannya karena menolak memberikan uang."

Karena itu, lanjut Masrur, pihaknya kini berusaha meringkus Wage. Sebab, catatan kejahatan tersangka ternyata sudah meresahkan. "Jika tidak tertangkap warga pasti resah. Lebih-lebih lagi pelaku dikenal sebagai preman kampung. Dia sering memalak orang, terutama mereka yang sedang berjudi," kata dia.

Sebagaimana diwartakan (SM, 10/7), Agung Setiawan, yang sehari-hari menjadi kondektur bus PO Rajawali jurusan Solo-Semarang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan warga Margomulyo itu. Penganiayaan mengunakan belati itu dilakukan tersangka setelah korban yang sedang menonton orang berjudi kartu tersebut hanya memberi uang Rp 20.000. Akibat penganiayaan itu, korban terluka cukup parah di pungung dan tengkuknya. (san-17e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA