logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 PEMILU 2004
Line

PPP Lakukan Ijtihad, PKS Gulirkan 4 Opsi

SEMARANG- Warga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melakukan ijtihad dalam menghadapi pemilu presiden dan wakil presiden putaran kedua 20 September mendatang. Sikap itu dilakukan setelah hampir dipastikan suara kandidat presiden dari PPP, Hamzah Haz, tidak lolos ke putaran kedua.

Hanya, sikap itu belum final karena masih akan dibahas dalam rapat pimpinan wilayah PPP seusai penghitungan suara secara resmi diumumkan oleh penyelenggara pemilu. ''PPP melakukan ijtihad dalam pemilu putaran kedua, yaitu menentukan atau memutuskan sendiri dengan menggunakan pengetahuannya,'' ungkap Ketua DPW PPP HA Thoyfoer Mc, kemarin.

Pilihan bisa dijatuhkan ke salah satu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang mereka yakini. Tentu saja, pasangan itu yang memiliki berbagai kemampuan untuk memimpin warga negara dan bangsa. ''Pemimpin itu yang memiliki kemampuan untuk menciptakan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia,'' tandasnya sambil mengingatkan kembali bahwa sikap itu belum merupakan sikap akhir partai berlambang Kakbah.

Selain itu, Thoyfoer menekankan, kriteria pemimpinan itu semestinya juga memiliki kualifikasi lain, yaitu siap menyediakan lapangan kerja dan mempertahankan demokrasi. Yang tidak kalah penting bagi warga PPP sebagai partai yang berasaskan Islam adalah pemimpin yang mampu melindungi umat beragama.

Warga Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga belum memutuskan sikap setelah pasangan yang didukungnya, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, juga hampir dipastikan tidak lolos ke putaran kedua. Partai itu masih melakukan penjaringan pada tingkat DPW ataupun DPC untuk menyerap aspirasi dari konstituen.

''Dari penjaringan aspirasi tersebut akan diputuskan sebaiknya suara kami disalurkan ke mana. Kami menggulirkan empat opsi, yaitu golput, diserahkan ke nurani masing-masing, dukung Mega-Hasyim, atau dukung SBY-Kalla,'' paparnya.

Hingga kini, penjaringan atas empat opsi itu masih terus digulirkan dan Agustus mendatang diharapkan sudah bisa muncul kesepakatan. (G1-83j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA