| Selasa, 20 Juli 2004 | PANTURA |
Pemkot Tetap Bangun Jembatan PenyeberanganTEGAL- Meski Mal Rita akan mengkaji ulang rencana pembuatan jembatan penyeberangan, Pemkot Tegal tetap bertekad akan membangun fasilitas untuk pelayanan umum itu. Pemkot tetap akan membangun jembatan penyeberangan di dua tempat, yakni di jalan pantura depan Mal Rita dan dekat perempatan Jalan Maya. Sebagaimana pernah diberitakan, Mal Rita pernah mengirim surat ke Pemkot. Surat Nomor 01/MU/RSM-TG/IX/03 bertanggal 8 September 2003 itu, intinya mal tersebut akan membangun tiga jembatan penyeberangan, yaitu di depan Mal Rita dekat perempatan Jalan Maya dan depan Pasar Pagi. Namun karena berbagai kendala, hingga kini belum direalisasi. Menurut penuturan Vice General Manager Mal Rita Budi Santoso dan Humas Ori Wulandari, karena rencana itu sudah lama maka pihaknya akan berkonsultasi dulu dengan pihak manajemen. Ini karena pembangunan itu akan menyangkut masalah pembiayaan. Kepala Dipenda H Edy Pranowo SH MM kemarin menegaskan, untuk merealisasikan pembangunan kedua jembatan penyeberangan itu, pihaknya tetap akan memberi kesempatan kepada Mal Rita dan Mal Pacific. Syukur-syukur pengusaha kedua mal tersebut menyambut baik tawaran Pemkot. Namun jika tetap menolak, bisa saja dia akan menawarkan ke pihak lain. Rencana pembuatan jembatan penyeberangan terbengkelai karena beberapa faktor penyebab, antara lain tanah untuk kaki bangunan milik warga dan di atas jembatan ada jaringan listrik. Edy mengatakan, sebenarnya kendala itu bisa disiasati misalnya menyesuaikan desain dengan kondisi lokasi. "Masalah itu bisa diatasi kok, kenapa dianggap sulit," tandasnya. Dia mengungkapkan, pembangunan jembatan penyeberangan bisa mengeluarkan biaya besar yang ditaksir bisa di atas Rp 300 juta. Namun, Pemkot juga memberi ruang untuk beriklan. Karena itu, jembatan penyeberangan tetap bisa memberi keuntungan publikasi bagi perusahaan yang memasang iklan. Edy menekankan, bila kedua mal tersebut menolak membangun maka pihaknya masih mempunyai cadangan lain (aj-90j) |