logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 PANTURA
Line

Sekolah Swasta Masih Terima Siswa Baru

SLAWI - Kendati Tahun Pelajaran 2004/2005 telah dimulai kemarin, sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Tegal masih melakukan penerimaan siswa baru (PSB), terutama SMP dan SMA.

Hasil pantauan Dewan Pendidikan daerah itu menyebutkan, SMP yang masih menerima siswa baru antara lain SMP Darma Bhakti Slawi, SMP Walisongo Dukuhturi, dan SMP Al-Mi'raj Talang. Adapun SLTA antara lain, SMA Muhammadiyah Tarub, SMA Muhammadiyah Suradadi, dan SMA NU Suradadi. "Sekolah lain seperti SMK dan MA atau MTs juga banyak yang masih menerima siswa baru," tutur Dimyati SE, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tegal, kemarin.

Dia menjelaskan, jika berbicara aturan penerimaan siswa baru, hal seperti itu merupakan pelanggaran. Namun pihaknya tidak bisa menyalahkan kebijakan yang diambil sekolah-sekolah swasta yang masih menerima siswa baru. "Kalau kita menelaah lebih jauh, langkah sekolah seperti itu akan banyak mengurangi angka putus sekolah kendati kebijakan yang ditempuh antara lain lantaran kekurangan murid baru," tutur Dimyati SE yang juga Kepala SMK Muhammadiyah Pariwisata, Slawi, Kabupaten Tegal.

Jangan Disalahkan

Untuk itu, dia sangat berharap kebijakan yang ditempuh sekolah swasta itu tidak terburu-buru disalahkan begitu saja, tetapi harus dilihat sisi manfaat yang dapat diambil dan diperbaiki pada kemudian hari. Apalagi bila melihat angka putus sekolah yang mencapai puluhan ribu siswa, baik siswa SD yang akan melanjutkan ke SMP maupun alumni SMP yang akan melanjutkan ke SMA.

Tentu kebijakan masih menerima siswa baru dalam beberapa hari ini masih bisa dimaklumi.

Sebelumnya diberitakan (Suara Merdeka, Senin 19/7), memasuki tahun pelajaran baru kali ini 17.557 siswa yang akan melanjutkan ke sekolah setingkat SMP dan SMA nasibnya sangat memprihatinkan. Mereka kemungkinan besar terancam tidak bisa tertampung di sekolah baik negeri maupun swasta.

Sementara itu H Iman Sisworo SH, Kasi Sarana Dinas P dan K Kabupaten Tegal, mengatakan, untuk membantu daya tampung siswa baru, instansinya telah membangun unit sekolah baru (USB) dan ruang kelas baru (RKB).

Pada Tahun Anggaran 2004 telah disetujui anggaran sebesar Rp 1,748 miliar dengan perincian, untuk sekolah swasta Rp 540 juta, sedangkan sekolah negeri Rp 1,208 miliar. Dana sebesar itu dipergunakan untuk membangun RKB dan rehab sejumlah sekolah setingkat SMP dan SMA baik negeri maupun swasta. "Adapun RKB masih dalam tahap pembangunan sehingga baru bisa digunakan pada tahun berikutnya," tutur Iman Sisworo. (D12-74n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA