| Selasa, 20 Juli 2004 | OLAHRAGA |
Korea Selatan Ditahan YordaniaJINAN-Korea Selatan gagal menembus ketatnya pertahanan Yordania, ketika kedua kesebelasan bertemu dalam pertandingan perdana Grup B Piala Asia 2004 di Jinan, China, semalam. Semifinalis Piala Dunia 2002 itu dibuat frustrasi oleh kecemerlangan kiper Amer Sabbah. Striker Ahn Jung-hwan nyaris menciptakan gol pada menit ke-23. Tendangan indahnya dari jarak 25 meter itu berhasil ditepis keluar oleh Sabah. Beberapa menit kemudian, Chung Kyung-ho nyaris membuat pasukan Negeri Ginseng unggul. Pemain yang tampil di Liga Belgia untuk Anderlecht, Seol Ki-hyeon juga memperoleh peluang emas, setelah berhasil menerobos ketatnya pertahanan lawan. Yordania memang cenderung menampilkan permainan sepak bola negatif, dengan memasang banyak pemain untuk memperkuat lini pertahanan. Tak yang peluang mereka menjebol gawang Lee Won-jae juga tidak banyak. Kuwait Menang Ahn Jung-hwan, yang mencetak satu-satunya gol saat timnya mengempaskan Italia di 16 besar Piala Dunia 2002, kembali memperoleh peluang pada menit ke-63. Tetapi, Sabah berhasil menggagalkannya lewat penyelamatan akrobatik. Penyelamatan gemilang juga dilakukannya saat mengantisipasi peluang yang didapat Lee Dong-gook and Seol Ki-hyeon. Pertandingan itu merupakan penampilan ketiga Korea Selatan di bawah asuhan pelatih asal Belanda, Jo Bonfrere. Sejak Piala Asia digelar pada 1956, negeri itu telah dua kali menjadi juara (1956 dan 1960). Hasil seri itu membuat pimpinan klasemen sementara Grup B ditempati Kuwait. Dalam pertandingan yang juga berlangsung di Jinan, Kuwait menjungkalkan Uni Emirat Arab 3-1. Kuwait unggul 3-0 pada babak pertama, masing-masing melalui Bashar Abdullah pada menit ke-25, tendangan penalti Bader Al Mutwa pada menit ke-40, dan bunuh diri Basheer Saeed pada detik-detik akhir menjelang istirahat. Lawannya memperkecil kekalahan lewat Mohamed Rashid 47 ketika babak kedua baru berjalan 2 menit. (rtr,tok-22) |