logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 OLAHRAGA
Line

Nunung: Lini Belakang Perlu Dibenahi

SEMARANG- Kemenangan dua kali di pertandingan kandang, yakni melawan Persijatim Solo FC 3-1 dan Persik Kediri 2-1, menjadi modal tersendiri bagi PSIS untuk melakoni pertandingan away melawan Persela Lamongan, 1 Agustus mendatang.

Paling tidak, semangat dan motivasi Indriyanto Nugroho dan kawan-kawan akan semakin tinggi untuk mencuri poin di pertandingan yang rencananya digelar di Gresik itu. Namun, kapten tim PSIS Indriyanto Nugroho mengingatkan kepada para pemain PSIS agar tidak cepat puas dengan hasil itu. Sebab, pada dua pertandingan kandang itu masih terdapat kelemahan dan kekurangan yang perlu dibenahi.

''Saya puas dengan dua kemenangan di pertandingan kandang. Namun, kami tidak akan terlena dengan hasil itu. Sebab, kelemahan dan kekurangan tim masih ada di PSIS,'' ungkap Indriyanto yang akrab di sapa Nunung.

Kelemahan yang harus diperbaiki PSIS untuk mempersiapkan diri menghadapi Persela nanti, menurut Nunung, adalah lini belakang. Di pertandingan lawan Persik lalu, para pemain belakang PSIS memang sudah solid dan kokoh. Namun, koordinasi mereka harus terus ditingkatkan agar gawang PSIS tidak mudah dibobol seperti saat melawan Persik lalu.

''Gol yang terjadi di gawang Agus Murod saat lawan Persik lalu harus dijadikan pelajaran untuk para pemain belakang PSIS. Kelemahan-kelemahan di lini belakang tersebut harus secepatnya dibenahi,'' kata mantan pemain Primavera itu.

Di pertandingan lawan Persela nanti, lini belakang PSIS juga tidak akan diperkuat oleh Idrus Gunawan karena terkena akumulasi kartu kuning. Tentu saja, hal itu akan mempengaruhi kekuatan lini belakang PSIS. Namun, Nunung yakin pelatih PSIS Herry Kiswanto sudah menyiapkan pengganti Idrus. Pemain yang dipersiapkan di antaranya adalah Bonggo Pribadi dan Sasi Kirono. Sebab, Dwi Adi Yuwono masih mengalami cedera lutut kaki kirinya.

''Idrus absen karena akumulasi kartu kuning. Itu juga menjadi problem tersendiri bagi lini belakang,'' tegasnya.

Lebih lanjut Nunung mengatakan pertandingan away usiran lawan Persela yang dilakukan di Gresik nanti PSIS harus bisa memanfaatkan untuk mencuri poin. Sebab, pertandingan usiran itu sangat menguntungkan PSIS karena tidak boleh disaksikan penonton. Tentu saja, hal itu akan sedikit mengurangi tekanan bagi tim sehingga memungkinkan pemain bermain lepas untuk mengembangkan permainan. Meski demikian, Nunung mengingatkan kepada rekan-rekannya agar tidak meremehkan Persela di pertandingan usiran tersebut. Sebab, bukan tidak mungkin motivasi pemain Persela juga akan semakin meningkat di pertandingan usiran tanpa penonton tersebut.

''Pertandingan usiran lawan Persela nanti merupakan keuntungan tersendiri bagi PSIS,'' tandasnya. (H13-57)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA