| Selasa, 20 Juli 2004 | SEMARANG |
Pemkab Diminta Perhatikan Petani IkanUNGARAN-Sejumlah kelompok petani ikan yang berada di Dusun Blater Desa Jimbaran Kabupaten Semarang meminta Pemkab agar lebih memperhatikan nasib mereka. Mereka menilai selama ini Pemkab kurang memberikan perhatian. Padahal, petani ikan di wilayah itu selama ini termasuk pemberi kontribusi yang cukup besar untuk PAD setempat. Ketua Kelompok Tani Ikan Ngudi Mulyo, Burhanudin Harahap, menjelaskan, sejak lima tahun terakhir ini para petanai ikan seakan - akan berjalan sendiri tanpa ada bimbingin dari pemerintah. Padahal wilayah Dusun Blater terkenal hasil ikannya. Terutama sebagai tempat usaha pemancingan. Selama ini, mereka bingung untuk mengelola penjualan ikannya. ''Pemancingan di sini sudah terkenal di Jateng. Sebab, rasa ikannya lebih enak dan udaranya dingin alami. Bahkan, Pemkab memasukkan Dusun Blater sebagai salah satu tujuan wisata. Anehnya, perhatian Pemkab ternyata tidak ada,'' tandasnya didampingi Sekretaris Hery Wismoko. Lobi Bupati Selama ini berbagai upaya agar Pemkab memperhatikan nasib para petani ikan sudah dilakukan. Tetapi hasilnya selalu nol. ''Kami sudah melobi ke Bupati, baik dalam acara formal maupun nonformal. Tetapi hasilnya belum ada.'' Herry menambahkan, perhatian yang diminta petani ikan Dusun Blater sebenarnya sederhana. Mereka minta Pemkab melakukan pembinaan mengenai perawatan, pengolahan, dan cara memasak ikan sesuai dengn keinginan pasar. Selain itu, mereka juga meminta Pemkab memperhatikan kondisi jalan masuk ke dusun tersebut, sebab kini rusak. Bila tak segera diperbaiki, dikhawatirkan pengunjung enggan ke lokasi pemancingan. ''Dulu memang ada pembinaan, tetapi sekarang tidak ,'' papar Herry. Dia menjelaskan, selama ini para petani ikan selalu memberi kontribusi cukup besar kepada Pemkab. Sebab, Pemkab selalu menarik retribusi mulai pajak usaha, pendapatan sampai retribusi parkir. Kelompok Tani Ngudi Waluyo misalnya, selalu membayar pajak usaha setiap bulan Rp 300.000. Selain itu, membayar pajak gangguan (HO)/tahun yang besarnya disesuaikan dengan luas tanah. (D14-91k) |