logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Juli 2004 KEDU & DIY
Line

Biaya Daftar Sekolah Diganti

  • Untuk Sekolah Swasta Menyusul

KEBUMEN - Sebanyak 29.323 siswa baru SD - SMU/SMK negeri di Kebumen menerima penggantian dana pendaftaran sekolah. Untuk sementara, baru siswa negeri yang dibantu. Sebab, data dari sekolah swasta belum masuk.

Menurut keterangan Kasi Sekolah Swasta Subdinas SLTP Dinas P dan K Kebumen, Rasidin, kemarin, penyerahan dana itu berlangsung di ruang pertemuan Dinas P dan K. ''Yang diserahkan baru siswa sekolah negeri. Sebab, sekolah swasta belum menyampaikan data jumlah siswa yang diterima,'' jelas Rasidin.

Dia mengatakan, murid baru sekolah negeri yang telah menerima dana itu meliputi SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA. Sebelumnya, Kepala Dinas P dan K Kebumen Drs H Bambang Hudrayanto telah mengirimkan surat pada 6 Juli lalu perihal Biaya Pendaftaran Peserta Didik Tahun 2004/2005.

Rasidin mengungkapkan, surat dinas tersebut juga ditujukan kepada semua sekolah swasta di Kebumen. Tujuannya untuk membebaskan biaya pendaftaran. Dana biaya pendaftaran itu bersumber pada APBD Provinsi Jateng dan APBD Kabupaten Kebumen.

Bupati Kebumen Dra Hj Rustriningsih MSi pada kesempatan terpisah menerangkan, perincian dana biaya pendaftaran itu sebagai berikut. Untuk SD/MI Rp 2.000 per anak, SMP/MTs Rp 7.500, SMU/MA Rp 7.500, dan SMK Rp 10.000. Adapun dana yang disediakan seluruhnya Rp 430 juta.

Agak Terlambat

Secara terpisah Ketua Dewan Pendidikan Kebumen Drs Agus Purwanto saat dihubungi kemarin menyambut baik pencairan bantuan penerimaan siswa baru tersebut. Namun pihaknnya menilai, penyerahan dana itu agak terlambat.

Dia mengakui, sudah tiga tahun ini pemerintah memberikan perhatian dengan memberikan bantuan biaya pendaftaran bagi anak yang masuk ke jenjang SMP, SMU, dan SMK. Namun idealnya penyerahan bantuan itu diberikan saat para siswa itu menerima ijazah atau duduk di kelas terakhir.

Agus menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan kepada Pemkab Kebumen serta Dinas P dan K untuk memprioritaskan dana stimulan itu kepada anak lulusan SD.

Agus juga mengatakan, penyerahan dana tersebut pada tahun ini sudah lebih baik karena dilakukan pada awal tahun pelajaran baru. Adapun sekolah swasta belum menerima bantuan itu karena data dari sekolah kemungkinan belum seluruhnya masuk ke Dinas P dan K. (B3-76n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Liputan Pemilu
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA